Terdampak Corona, Omset UMKM Turun Drastis

KBRN, Purwoketo : Para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) menjadi industri yang terdampak cukup besar akibat pandemi virus corona. Banyak pelaku usaha yang terpaksa menutup bisnisnya karena sepi pembeli.

Pengusaha Beanbag Purwokerto, Rudi Pratama mengatakan omset usahanya turun cukup drastis semenjak pandemi ini berlangsung. Jika sebelumnya per bulan Ia memasarkan 40 hingga 50 unit beanbag, saat ini dirinya hanya mampu menjual 10 unit.

Kepada RRI, Jumat (3/4/2020) Rudi mengungkapkan, permasalahan lain yang harus Ia hadapi termasuk naiknya biaya bahan produksi akibat melemahnya rupiah.

“Bahan baku produksi naik mencapai 10 sampai 15 persen,” katanya.

Kendati demikian Rudi mengaku tidak menaikan harga jual barang yang Ia produksi. Menurutnya disaat kondisi ekonomi yang sulit seperti ini bukanlah pilihan bijak jika menaikkan harga produk.

Saat ini Rudi memutuskan untuk memotong budget yang biasa digunakan untuk promosi.

“Biaya promosi saya potong karena kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit, jadi tidak efektif,” ujar Rudi.

Ia melanjutkan, saat ini penjualan hanya dilakukan secara Online baik melalui grup di media sosial maupun melalui akun instagram miliknya @beanbagpurwokerto.

Rudi berharap pemerintah bisa segera menstabilkan kondisi perekonomian dan mengatasi permasalahan yang muncul akibat pandemi Covid-19.

“Semoga kondisi ekonomi bisa kembali stabil seperti dulu. Apalagi mau lebaran, dimana puncaknya orang jualan pada panen,” terangnya.

Selain itu, Rudi juga meminta pemerintah untuk turun tangan memberikan bantuan secara langsung kepada pelaku UMKM yang bisnisnya terdampak cukup besar akibat pandemi virus corona yang tengah melanda Indonesia. (Yn)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00