Cegah Penyebaran Virus Corona, Petugas Kesehatan Banyumas Periksa Penumpang Kereta Api

KBRN, Banyumas : Pemerintah Kabupaten Banyumas, membuka Posko Kesehatan di Stasiun Purwokerto sejak Selasa (28/1/2020). Pembuatan posko ini, guna mencegah penyebaran virus corona di Banyumas. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto mengatakan, diposko ini terdapat tenaga medis yang melakukan pemeriksaan kepada penumpang. Terutama penumpang yang baru turun dari kereta api. Pemeriksaan dengan mempergunakan termometer infra merah. 

Jika didapati adanya penumpang dengan suhu tinggi, maka akan dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Sadiyanto meminta kepada masyarakat yang baru tiba dari luar negeri maksimal 14 hari, mengalami gejala flu, panas atau batuk. Terutama setelah menjelajah  dari  Negara China, Hongkong, Jepang dan Singapura, untuk lapor diri ke Dinas Kesehatan atau Puskesmas terdekat. 

Selanjutnya melakukan pemeriksaaan kesehatan di Rumah Sakit Margono Soekarjo atau RSUD Banyumas. Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, juga sudah mengumpulkan Kepala Puskesmas untuk memantau kesehatan warga. Agar tidak terjadi penyebaran virus corona.

" Kita melakukan penjjagaan dan pemeriksaan di dua pintu di Stasiun Purwokerto, baik utara maupun selatan. Dengan membawa termometer infra merah, jika suhunya diatas normal. Maka akan diminta untuk ke Posko Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan,"kata Sadiyanto. 

Sementara itu, Manager Humas PT. KAI Daop 5 Purwokerto Suprianto mengatakan, pihaknya memberikan himbuan kepada penumpang baik yang turun ataupun naik kereta api di Stasiun Purwokerto untuk memeriksaan diri di Posko Kesehatan Dinas Kesehatan Banyumas. Terutama bagi penumpang yang mimiliki suhu tinggi, batuk atau flu.  

Suprianto menambahkan biasanya WNA yang terpantau turun atau naik kereta api di Stasiun Purwokerto terjadi pada akhir pekan.

" Mungkin kondisi kesehatannya kurang baik, sesak nafas dan lainya. Kami himbau dengan mempergunakan pengeras suara di stasiun Purwokerto, untuk memeriksaan diri,"kata Suprianto.

Selama pemeriksaan suhu tubuh dan kesehatan, hingga Selasa siang penumpang kereta api di Stasiun Purwokerto, tidak diketemukan penumpang yang mempunyai suhu tinggi. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00