Dukung Transportasi dan Wisata, Empat Dermaga Akan Dibangun di Sungai Serayu

KBRN, Banyumas : Sebanyak empat dermaga, akan dibangun mulai tahun ini di Sungai Serayu, dari sekitar Bendung Gerak Serayu (BGS)- Srowot Kecamatan Somagede. 

Bupati Banyumas Achmad Husien mengatakan, pada Selasa ( 14/1/2020) dirinya dipangil oleh Kementrian Perhubungan untuk melakukan presentasi pemanfaatan Sungai Serayu. Sebagai sarana transportasi dan pariwisata, yang menghubungkan sejumlah Kecamatan. 

Hasilnya Kementrian Perhubunagn siap mengucurkan dana sekitar Rp12 miliyar, untuk pembanyuan empat dermaga, satu perahu angkut atau River Bus dan Kapal Patroli. Empat dermaga ini, yakni di Desa Tambak Negara Kecamatan Rawalo, atau disebellah selatan Jembatan Kereta Api, Sokawera, Papringan dan Srowot. 

Untuk dermaga utama berada di Tambak Negara, dengan ukuran cukup besar mencapai luas ratusan meter. Husien di Purwokerto Rabu (15/1/2020) menjelaskan pembangunan akan dimulai tahun ini, sebab ijin dari Kementrian PUPR, sebagai pihak yang berwenang pengelolaan Sungai Serayu sudah berada di tanggannya. 

" Kita akan mendapatkan empat dermaga, dengan satu river bus, dan juga kapal patroli. Akan dibangun mulai tahun ini, dan tahun 2021,"kata Husien.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nurhadi mengatakan, pembangunan dermaga ini untuk meningkatkan pembanguann di wilayah Banyumas bagian selatan. 

Selain itu, jika dermaga sudah berfungsi dan kapal sudah beroperasi, akan digunakan untuk transportasi dari BGS - Somagede. Dengan keuntungan mengurangi jarah tempuh dan mengurangi kepadataan arus lalu lintas di darat.

" Bahwa Sungai Serayu selain digunakan sebagai alternatif sarana transportasi, juga lokasi wisata. Dari Somagede- Rawalo, Kementrian Perhubungan menjanjikan akan membangun dermaga,"kata Agus Nurhadi yang juga ikut presentasi di Kementrian Perhubunga. 

Sungai Serayu melintas dari Wonosobo- Cilacap, di Banjarnegara Sungai Serayu sudah dimanfaatkan untuk wisata minat khusus. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00