Andi Ali Akbar : Misi Perdamaian Jokowi Patut Diapresiasi

KBRN, Banyumas : Pengamat militer Universitas Jendral Soedirman Purwokerto Andi Ali Akbar menilai langkah Presiden Joko Widodo dalam misi perdamaian di Russia dan Ukraina menunjukan eksistensi Indonesia dalam politik International.

Menurutnya hal ini memang harus dilakukan mengingat asas Non-Blok memang sudah dianut Indonesia sejak memproklamasikan kemerdekaannya.

Pada kunjungan lalu, Presiden Jokowi tak hanya mengunjungi salah satu Negara seperti Negara lain, namun Presiden mengimplementasi asas non blok dengan mengunjungi 2 pemimpin Negara yang tengah berkonflik tersebut.Lebih jauh Andi menuturkan, kunjungan Presiden Jokowi beberapa hari lalu memang patut diapresiasi.

Pasalnya, saat ini Indonesia merupakan Negara dari ASEAN pertama yang melakukan kunjungan ditengah memanasnya konflik selama kurang lebih 120 hari terakhir.

Perdamaian dunia memang harus diupayakan karena dampak perseturuan kedua Negara tersebut berdampak bagi berbagai sector baik di sector energy maupun pangan, sehingga konflik berkelanjutan tersebut menurutnya memang harus dihentikan, salah satunya dengan terjun langsung untuk mendiplomasi kedua Negara.

"Ini menjadikan negara saya rasa yang pertama lah dari ASEAN yang datang di dua negara, untuk mendamaikan" ungkapnya.

Kunjungan presiden Jokowi di kedua Negara menjadi tanda bahwa Indonesia lebih maju, menurut Andi karena Indonesia mampu mendahului Negara Gerakan Non Blok atau GNB yang menjadi penyeimbang kestabilan politik dunia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar