Adaptasi Menjadi Kunci Hanin Dalam Mengembangkan Bisnis Game Console

KBRN, Banyumas : Ditengah gempuran game digital yang massif, game console seperti Play Station mulai perlahan ditinggalkan. Game console yang dianggap sudah ketinggalan zaman, karena perangkat hardware dan mode permainan yang hanya bisa dimainkan 2 orang, menjadi kelemahan apabila dibandingkan dengan game online.

Saat ini, sejumlah masyarakat yang ingin bermain game sudah bisa dilakukan anytime dan everywhere. Pasalnya hanya bermodalkan perangkat smartphone, mereka dapat bermain game dimanapun mereka inginkan.

Selain itu, fitur game online juga menyediakan fitur chat layaknya social media didalam game yang memudahkan player mendapat kenalan baru, teman baru, dan berkomunikasi untuk mengatur strategi didalam game.

Sementara itu, Hanindito Sulistyo Ari N, pengusaha berusia 24 tahun itu justru konsisten menggeluti bisnis dunia penyewaan game console. Meski persaingan game online kian massif, namun bidang usahanya tetap kokoh berdiri ditengah menjulangnya digitalisasi.

Caption

Hanin sapaan akrabnya, berbagi tips mengenai usahanya yang masih bertahan di tengah ketidakapastian, Ia menerangkan kolaborasi dengan hal yang baru menjadi kelebihan dari bisnisnya.

Dirinya diketahui memang memiliki skill dalam dunia design grafis, sehingga usaha miliknya meski menggunakan mesin yang bisa dibilang vintage, namun Hanin tetap menyentuhnya dengan digital.

“Aku promotenya itu melalui media social, seperti instagram, aku konsep sesuai dengan konsep anak muda kekinian, streetwear, art, music, kami buat kolaborasi” ungkap Hanin.

Sosial media milik usaha Hanin memang terkesan fancy, pasalnya design sebagai tempat penyewaan Play Station atau biasa disingkat PS, justru tak menonjol disini. Ia mengemas dengan budaya streetwear dan hypebeast yang menjamur dikalangan anak muda.

Menurutnya, dengan konsep seperti ini, usahanya masih terus bertahan hingga sekarang. Selain itu, ia juga ingin menciptakan culture game console yang kekinian, sehingga tercipta kesan bahwa game console pun masih tegak berdiri ditengah serangan game online.

“Sekarang kalau melalui fiture itu ada kelebihan masing-masing, tapi dengan seperti ini, game console seperti PS itu bisa lebih keliatan fancy” tegas Hanin.

Tak sampai situ, berbagai event seperti turnament yang biasa diadakan oleh bisnis rental game lain juga sering digelar olehnya. Namun ada yang berbeda, setiap Jum'at, Hanin selalu memberikan sedekah kepada pelangganya, seperti free minuman.

"Dan yang terpenting itu kalau bisnis 1 ya, jangan lupa bisnis ini juga untuk semua orang, jadi aku kalau Jum'at itu ngasih Jum'at berkah lah misal es teh gratis" pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar