Inovasi Sumpah Beruang Masuk Top 99 Kompetisi Inovasi Nasional

KBRN, Purwokerto: Inovasi Sulap Sampah Berubah Uang atau “Sumpah Beruang” yang diprakarsai langsung oleh Bupati Banyumas Achmad Husein “Sumpah Beruang” masuk Top 99 Kompetisi Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Tahun 2022 yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 

Kepastian Inovasi Sumpah Beruang masuk Top 99 tertuang dalam surat pengumuman Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB nomor: B/273/PP.00.05/2022 tentang Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2022. Inovasi ini berhasil menyisihkan 2.454 inovasi lainya yang masuk di Kemenpan-RB.

Sumpah beruang merupakan Inovasi Bupati Banyumas Achmad Husein yang terinpisasi, dimana pada tahun 2018 sampah sempat menjadi masalah serius di Banyumas. Setelah warga memboikot tempat pembuangan akhir di Kaliori, Banyumas sempat mengalami darurat sampah. Sampah berceceran si tepian jalan. 

Aroma tak sedap, mengusik pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

Sejak saat itu, strategi pengolahan sampah diubah dalam bentuk unit-unit pengelola sampah yang tersebar di sejumlah wilayah. 

Unit-unit ini dinamai Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Masyarakat dilibatkan dalam pengelolaan sampah model ini melalui kelompok swadaya masyarakat. 

Harapannya, masalah sampah selesai di lingkup wilayah masing-masing melalui pemberdayaan masyarakat.

Salah satu pengguna Aplikasi Jeknyong, salah satu aplikasi “Sumpah Beruang”, Puji Prihartini Warga Desa Pamijen Kecamatan Sokaraja, mengaku mendapat kemudahan dengan adanya aplikasi Jeknyong. 

Selain mendapatkan uang, sampah yang ada dirumahnya langsung dijemput oleh Petugas  

Inovasi Supah Beruang ini akan kembali mendapatkan penilaian oleh Tim Kemempan RB pada Jumat 1 Juli 2022 mendatang untuk menuju Top 45. 

Bupati Banyumas dijadwalkan memberikan paparan secara langsung di hapadan juri. (spj)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar