Puluhan Rumah di Lumbir Terdampak Banjir

Foto : Istimewa

KBRN, Banyumas     : BPBD, Tagana, TNI, Kepolisian, PMI, Relawan Kebencanaan dan warga Desa Cingebul, Kedunggede, Karanggayam dan Desa Lumbir Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas, sejak Senin (27/6/2022) pagi  melakukan pembersihan sisa banjir  yang menerjang desa mereka pada Minggu ( 26/6/2022) petang- malam hari.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Banyumas Rudi Setiawan mengatakan di Kecamatan Lumbir terdapat empat desa yang terdampak banjir akibat limpasan Sungai Ciaur, yang terjadi minggu petang. Sehingga ada puluhan rumah yang terendam banjir.  

Mendapatkan laporan adanya banjir pihaknya, bersama dengan lembaga lain, dibantu Relawan Kebencanaan dan masyarakat setempat melakukan upaya pembersihan matrial lumpur hingga pukul 02.00 WIB, selanjutnya dilakukan pembersihan lanjutan pada Senin pagi.

“  Semalam kami lakukan pembersihan dan membantu warga, dipimpin langsung oleh Bapak Kepala BPBD hingga pukul 2 dinihari. Pagi tadi kita juga melakukan upaya pembersihan kembali,” kata Rudi. 

Sementara itu Kades Lumbir Suwarjo mengatakan banjir yang teradi di desanya mengakibatkan sebanyak 18 rumah terendam, dengan ketingian rata- rata 50 CM. Rumah yang terendam banjir ini, terjadi di sekitar SMPN 1 Lumbir dan Balai Desa Lumbir. 

Banjir juga sempat menutup akses jalan nasional Bandung- Yogyakarta, tepatnya di sekitar kantor Kecamatan Lumbir dari pukul 16.00 WIB- 18.00 WIB. Selain itu, terdapat satu jembatan terputus akibat terbawa banjir, jembatan ini menghubungkan satu RT 1 RW 1 dengan Desa Kedunggede. Selain itu puluhan hektar sawah terendam banjir.

“  Jadi ada 18 rumah yang semalam terendam banjir, mungkin datanya bisa berubah ini kami sedang mendata. Untuk jalan nasional sempat tidak bisa dilalui sampai jam 6 sore,”  kata Suwarjo. 

Sementara itu, data di BPBD Banyumas untuk Desa Cingebul rumah yang terendam banjir setinggi 1 meter, dengan jumlah rumah terendam mencapai 11 rumah. Pada bencana banjir yang terjadi di Lumbir, tidak ada korban jiwa dan warga yang mengungsi. (RA)      

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar