Heladyanda, Pelajar Purwokerto, Raih Juara 1 Puteri Cilik Jawa Tengah 2022

KBRN , Purwokerto  : Heladyanda Mutiara Mamuntu (11 ) , anak kedua dari empat orang bersaudara, pasangan orang tua, Palupi dan Fonda dari Purwokerto , berhasil menduduki peringkat pertama ajang Kecanatikan Puteri Cilik Jawa Tengah  yang digelar secara langsung selama tiga hari pada 19 – 21 Mei 2022 di The Wujil Resort and Conventions, Ungaran.

Tidak hanya cantik, dara kelahiran Purwokerto, 29 Juni 2010 ini juga aktif pada olahraga basket dan catur. Tidak cukup disitu, Hela,panggilan akrabnya  juga lihai dalam menari dan berlengok di atas panggung.

Kepada RRI, Hela menuturkan , rangkaian demi rangkaian seleksi dilalui siswi yang duduk di bangku kelas 6 SD Negeri 1 Kranji ini dengan optimis dan gembira. Mulai dari tahap pengumpulan berkas di bulan Januari, melakukan beberapa tantangan dari pihak penyelenggara, tahap wawancara, audisi tingkat daerah, hingga akhirnya bisa sampai pada tahap karantina di tingkat provinsi.

“jadi meski prosesnya sangat sulit dan penjuriannya padat selama karantina saya tetap semangat  karena untuk menggapai impian saya . Saya harus mengikuti speak up session, catwalk class, kelas koreografi, dan adu bakat. Pada malam adu bakat ini, saya menampilkan tari daerah yang berjudul Gethuk Sokaraja “ tuturnya .

Menjadi satu – satunya perwakilan dari Banyumas tentu bukanlah hal yang mudah bagi Hela untuk bisa meraih prestasi yang membanggakan ini. Butuh dukungan dari berbagai pihak untuk mendapatkannya, seperti outfit selama karantina dan gaun cantik rancangan desainer kondang Nano Soewarno, polesan make up dari Toesi Fashionistaland, dan Pelatihan public speaking dari Bambang Widodo , serta pihak lain yang tidak bisa seluruhnya disampaikan.

Diceritakan langsung oleh yang bersangkutan mengenai hal hal menarik tak terlupakan saat di karantina.

 “Kemarin sempat ada paniknya sedikit, jadi ada kelas yang diwajibkan pakai kaos polos warna hitam dan bawa pita putih. Tapi ternyata ketinggalan di mobil, dan mobilnya sudah balik lagi ke Purwokerto. Karena waktunya mepet, jadi pakai bajunya mama, itu juga ada gambarnya gede banget, jadi makainya dibalik, gambarnya ketutupan rambut .Terus untuk pitanya pakai celananya adek, dipotong terus dijadiin pita, hahaha. Yaaa jadi belajar sih, biar lebih teliti dan selalu make sure  kalo semuanya aman”imbuhnya

Hela menuturkan pengalaman tersebut menjadi  pengalaman yang sangat berkesan dan berharga.

“saya  bertekad untuk bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Saya akan terus belajar dan berlatih lebih giat untuk mempersiapkan diri di tingkat nasional pada Oktober mendatang.”pungkasnya .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar