Tinjau 4 Wisata, Komisi II Dan IV DPRD Banyumas Siap Evaluasi

KBRN, Banyumas : Komisi II dan IV DPRD Banyumas meninjau sejumlah lokasi wisata baru di Banyumas, yakni menara pandang teratai, botani Baturaden, dan Taman Mas Kemambang pasca ditemukanya sejumlah trouble di kawasan tersebut.

Pada hasil inspeksi tersebut, ketua Komisi II DPRD Banyumas Subagio Selasa (17/4/2022) menjelaskan, ia memang menemui beberapa fasilitas wisata yang harus diperbaiki.

Namun, hal paling parah ditemui adalah bangunan di Botani Baturaden, dimana sejumlah kontruksi ditemui masih dalam kondisi belum siap. Hal itu dilanjutkan, untuk mengganti pemegang proyek yang sebelumnya menggarap proyek tersebut.

Karena, target yang ditetapkan dari dana PEN tersebut, harus sudah mulai jalan pada bulan Juni. Nantinya sejumlah prosedur ketat juga akan dilakukan bagi kontraktor yang ingin mendapatkan proyek itu.

Ketua Komisi II Subagio Meninjau Lokasi Wisata

Meski rusak, namun diakuinya kondisi Botani hanya memerlukan finishing seperti tangga, dan fasilitas tambahan lain dan bukan pekerjaan berat.

“Yang paling menonjol di taman Botani, itu karena putus kontrak jadi harus diadakan pengadaan ulang, karena harus selesai bulan Juni” terangnya.

Lebih jauh dirinya melanjutkan, nantinya dana untuk melanjutkan itu sudah dipersiapkan yang berasal dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN sebanyak 1.8 Milyar.

Hal tersebut dilakukan, karena mengingat waktu yang ditetapkan untuk pembukaan area wisata itu ialah bulan Juni 2022 mendatang.

“Sudah kami siapkan ya, dan nanti dana akan diambil dari dana PEN” tegasnya.

Sementara itu, pada destinasi lain, memang ditemui sejumlah keluhan dari pengunjung terkait fasilitas wisata, seperti beberapa informasi yang beredar lalu di menara pandang. Ia menjelaskan, target dari 4 destinasi ditargetkan semula 48 Miliar.

Akan tetapi dengan sejumlah kendala tersebut dan baru dibukanya loka wisata, memang diakuinya belum dapat tercapai target yang diinginkan, Oleh karenanya dirinya meminta dari berbagai pihak memang untuk check and balance, seperti informasi yang beredar lalu, sebagai bahan evaluasi.

“Memang kami membutuhkan beberapa pihak untuk check and balance untuk evaluasi agar semakin baik” tambahnya.

Sejumlah wisata yang ditinjau oleh DPRD Banyumas, merupakan proyek strategis yang diambil dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN sebanyak 185,3 Miliar.

Dana itu merupakan dana dari pinjaman Pemerintah Pusat, untuk selanjutnnya dikembalikan oleh Pemkab Banyumas, sehingga memang menjadi perhatian khusus para bagi para Anggota Dewan. (ARI)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar