Tiga Sapi di Banyumas, Dinyatakan Positif PMK

KBRN, Banyumas    : Laboratorium Veteriner Jogjakarta, telah mengeluarkan hasil pemeriksaan sample darah dari tiga sapi  perah yang suspek penyakit mulut dan kuku ( PMK) di Pasar Hewan Ajibarang. Hasilnya ketiga sapi tersebut, dinyatakan positif PMK. 

Sebelumnya petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan ( Dinkanak)  Kabupaten Banyumas,  pada Rabu (11/5/2022) mengambil sample darah ketiga sapi tersebut. Saat pemilik akan menjual di pasar hewan Ajibarang, namun ketiga sapi perah ini menunjukan gejala PMK.

Pada saat itu Dinkanak Banyumas sedang melakukan penyemprotan dan pemeriksaan hewan di Pasar Hewan Ajibarang, sehingga dilakukan pengambilan sample darah. 

 Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinkannak Banyumas Yan Ariwidadi mengatakan hasil pemerikssaan  ketiga sapi sudah keluar, dan dinyatakan ketiganya positif  PMK. 

Dengan hasil ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas, akan melakukan sejumlah tindakan agar mencegah penyebaran PMK. Diantaranya pada Selasa ( 17/5/2022) siang agar digela rapat kordinasi dengan berbagai pihak, diantaranya dengan Polresta Banyumas. Selain itu mempertimbangkan untuk menutup sementara sejumlah Pasar Hewan di Banyumas. 

“  Iya hasilnya positf, setelah ini kita berupaya agar tidak terjadi penyebaran PMK kepada hewan ternak lain. Kita mempertimbangkan untuk menutup sementara pasar hewan, namun juga harus mempertimbangan ekonomi warga. Selain itu melakukan rapat kordinasi dengan Polresta, Satpol PP dan instansi lainya,” kata Yan. 

Dinkanak Banyumas, Temukan Tiga Ekor Sapi Sakit di Pasar Hewan Ajibarang

Yan Ariwidadi menambahkan pihaknya selain menemukan tiga sapi perah suspek PMK, juga menemukan adanya sapi di salah satu peternakan di wilayah Kecamatan Sumbang yang diduga terkena PMK. Sebelumnya pemilik sapi tersebut, membeli satu ekor sapi dari wilayah Jawa Timur. 

Dinkanak Banyumas meminta agar masyarakat khususnya peternak, untuk melaporkan kepada pihaknya.  Jika hewan ternaknya terutama yang berkuku belah untuk segera melaporkan  jika hewan ternak menujukan gejala PMK. Diantaranya dilihat dari perubahan fisik yang menciri PMK, mulutnya dan kaki ada luka atau keropeng dan suhu tinggi. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar