Dindikpora Banjarnegara, Laksanakan Penguatan Kapasitas Guru

KBRN, Banjarnegara : Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara melaksanakan penguatan kapasistas di kalangan para guru. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari di aula Dindikpora Kabupaten Banjarnegara, yakni pada Senin (6/12/2021) hingga Selasa (7/12/2021) mendatang.

Ketua Panitia acara tersebut, Sujadi, S.PD, MM kepada RRI menjelaskan kegiatan tersebut untuk mengupgrade kompetensi KS dan pengawas. Menurutnya, dengan dilakukan tersebut nantinya diharapkan terjadi peningkatan pemahaman terhadap isu dan kebijakan pendirikan terkini.

Selain itu, masih menurut Sujadi, karakter guru perlu disiapkan untuk menyiapkan profil pelajar Pancasila. Nantinya acara tersebut juga diharapkan mampu menyiapkan profil pelajar Pancasila.

“Muaranya menyiapkan karakter guru untuk menyiapkan profil pelajar Pancasila” ungkapnya.

Terpisah Sekretaris Dindikpora Banjarnegara, Drs Aziz Purwanto, MM dalam sambutanya menuturkan harapanya pada kegiatan tersebut. Aziz mengaku, dengan kegiatan ini nantinya di Kabupaten Banjarnegara mampu mewujudkan guru penggerak dan sekolah penggerak, sehingga dapat menciptakan para pelajar pancasila.

Menurut Aziz dalam kegiatan yang diikuti oleh 30 KS SD, 30 KS SMP, 3 Pengawas SMP, dan 27 Pengawas SD tersebut, nantinya pada tahun pelajaranbaru yakni 2022/2023 akan menerapkan pembelajaran bahasa inggis implementatif pada 30 SMP se-Banjarnegara. Implementasinya nantinya akan diterapkan dalam perbincangan sehari-hari para siswa di sekolah, rapat, dan lain-lain.

“Mulai tahun pelajaran 2022/2022 akan menerapkan pembelajaran bahasa Inggris implementatif pada 30 SMP se Banjarnegara, misalnya dalam perbincangan sehari² di sekolah, dalam rapat, dan sebagainya” tuturnya.

Materi acara tersebut memang terkandung materi seperti pengelolaan permasalahan, merancang dan mengelola anggaran sekolah, merancan dan mengimplementasikan program sekolah, mengelola mapel bahasa inggris sebagai mapel terapan, mengenalkan program merdeka belajar, dan mengelola kegiatan berbasis IT.

Harapanya dengan kesemua materi tersebut, nantinya kapasitas para guru yang mengikuti acara tersebut dapat bertambah dan mampu mewujudkan pelajar pancasila. (ARI/IND)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar