Hadapi Omicron Dokter Spesialis Paru Cempaka Nova, Sarankan Pakai Masker ini

KBRN, Banyumas     : Menghadapi varian Omicron yang sudah terdeteksi di sejumlah negara termasuk negara tetangga Singapur dokter Spesialis Paru dr. Cempaka Nova Intani Sp.P meminta agar masyarakarat tetap menjaga Prokes pencegahaan Covid-19. 

Terutama dengan mempergunakan masker yang mampu, melindungi pengunanya. Yakni pengunaan masker double,dengan kombinasi masker medis dengan kain, atau lebih baiknya masker medis dengan masker medis.

 Masker medis ini, yang mempunyai tiga lapis  sehingga mampu menyaring virus dari udara.Selain itu pengunaan masker harus menutupi hidung dan mulut,  sehingga pemakian masker harus berada antara pangkal hidung ( dibawah mata) hingga dagu. 

Selain itu, untuk pengunaan masker setelah empat jam harus diganti. dr. Cempaka di Purwokerto Jumat ( 3/12/2021) menganjurkan sebaiknya masyarakat tidak memakai masker jenis katup guna menghindari varian Omicron. 

Meski masker jenis ini, lebih nyaman bagi pengunanya namun kurang mampu menyaring virus dari udara yang keluar atau masuk ke hidung. 

“ Pengunaan masker disini diutamakan menutup hidung, jadi diatas hidung mendekati pangkal hidung mendekati diantara dua mata itu sampai di bawah dagu. Lebih baik lagi pengunaan maskernya didouble, masker kain dengan makser bedah. Atau masker bedah dengan masker bedah juga boleh, yang lebih bagus lagi N-95, “ kata dr. Cempaka. 

Diterangkan oleh dr. Cempaka  saat ini kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan, bila dibandingkan Juni- Agustus 2021. Sehingga mobilisasi masyakat cukup tinggi, seperti sudah mulai meningkatnya pengunjung pusat perbelanjaana atau tempat wisata.

 Namun masyarakat tidak boleh lengah dalam menjaga prokes, seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. Dengan kondisi ini, selain masker dan jaga jarak, masyarakat harus sering mencuci tangan, terutama yang berada atau melakukan kontak dengan barang di tempat umum. 

Untuk itu, dokter yang bekerja di Balai Kesehatan Paru Masyarakat ( BKPM ) Purwokerto menyarankan warga untuk selalu membawa sabun, atau handsanitezer. Sehingga setelah menyentuh benda di tempat umum, bisa langsung membersihkannya. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar