Ganjil-genap di Baturaden Efektif Tekan Kerumunan di Tempat Wisata

Screening petugas di area jalur wisata Baturaden

KBRN, Purwokerto : Penerapan ganjil-genap di jalur menuju lokawisata Baturaden terbukti efektif menekan mobilisasi masyarakat ke tempat wisata. Pantauan RRI, Minggu (26/9/2021) kendaraan menuju lokawisata nampak lengang.

Tidak ditemukan adanya kepadatan baik di jalan maupun di tempat-tempat wisata di area Baturaden.

Sejumlah petugas berjaga di titik yang telah ditentukan dan menghalau kendaraan yang hendak melintas namun tidak sesuai ketentuan.

Suasana tempat wisata yang tertib dan kondusif dapat ditemukan di salah satu area wisata, yakni Hutan Pinus Limpakuwus.

 “Saat ini cukup sepi dan kondusif, karena jalur arah Baturaden sudah dilakukan screening. Kami sebagai pengelola disini fokus menerapkan prokes sesuai dengan aturan pemerintah,” terang pengelola wisata Hutan Pinus Limpakuwus Hendi.

Suasana wisata di Hutan Pinus Limpakuwus

Jumlah pengunjung di Hutan Pinus Limpakuwus dibatasi hanya 25 persen dari kuota normal, yakni sekitar 500 orang.

Untuk menjaga kondusifitas dan memastikan tidak ada kerumunan, Hendi mengungkapkan pihaknya mengambil kebijakan hanya 250 orang yang boleh berada di area wisata.

“Kami mengambil kebijakan separuh dari itu, jika sudah 250 orang di dalam kami tutup dulu lalu setelah ada yang pulang kemudian kami buka lagi,” imbuhnya.

Salah satu area wisata di Hutan Pinus Limpakuwus

Pemberlakuan ganjil-genap di jalur menuju lokawisata Baturaden berlangsung dengan ketentuan hari Sabtu (25/9/2021) untuk kendaraan ganjil dan Minggu (26/9/2021) untuk kendaraan genap.

Di tempat parkir lebih dari 90 persen kendaraan roda empat merupakan plat nomor genap. Meski ada segelintir kendaraan plat ganjil yang nampaknya berhasil lolos screening namun jumlahnya tidak signifikan.

Penerapan ganjil-genap bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat ke tempat wisata agar tidak timbul adanya kerumunan. (YN)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00