Menteri Teten Masduki, Minta Pandai Besi Pasir Wetan Bentuk Koperasi dan Tingkatkan Kualitas Produk

KBRN, Banyumas : Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mendorong Pandai Besi yang berada di Desa Pasir Wetan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Lebih ditingkatkan manajemen, peralatan dan juga membentuk koperasi. 

Sehingga pelaku UKM produksi peralatan pertanian, dan kebutuhan rumah tangga ini bisa bersaing serta meningkatkan pemasaran. Sebab permintaan untuk kebutuhan rumah tangga, dan alat pertanian di Indonesia sangat banyak. 

Teten Masduki saat melakukan peninjuan ke UKM Pandai Besi di Pasir Wetan Minggu (26/9/2021), mengatakan ada laporan dari pelaku UKM Pandai Besi, mengenai harga besi yang terus meningkat.

Untuk itu pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan Krakatau Steel, untuk penyedian bahan sehingga lebih terjangku oleh pelaku UKM Pandai Besi. Selain itu akan dibantu pemasaraan, melakui jaringan Penyewa Mall dan Toko di seluruh Indoesia.

 Terpenting jika kualitas dan kelembagaan Koperasi sudah mapan maka akan semakin mudah dalam membuka pasar.

“ Cara kerja yang lebih efesien, sudah ada standarisasi. Kita optimis industri logam di Banyumas ini, kalau bisa dikembangkan dan terus berkembang,”kata Teten.

Sementara itu, Pemilik UKM Pandai Besi Muki Tempa, Muklis  mengatakan, salah satu persolan saat ini kenaikan bahan baku. Baik besi baru rejeck atau bekas, yang mengalami kenaikan harga sejak Juni 2021. Untuk besi bekas Rp 6  ribu – Rp9 ribu perkilogram, besi baru rejeck dari Rp8 ribu- Rp11 ribu.

 Untuk itu dirinya berharap kedatangan Menteri Teten Masduki, bisa memberi jalan keluar mengenai harga bahan baku, sebab sejak pandemi pelaku UKM Pandai Besi tidak bisa menaikan harga jual produk.

“ Selain bahan baku yang murah, kami ingin Pak Menteri juga bisa membantu membuat link pemasaraan. Karena kami bisa buat berapapun, tapi kalau pemasaranya mandeg yah percuma,” kata Muklis. 

Di Desa Pasir Wetan, terdapat sekitar 30 pelaku UKM Pandai Besi. Hasil buatan Pandai Besi dari Pasir Wetan ini, tidak hanya melayani kebutuhan Jawa, namun juga memenuhi pasar Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. 

Pandai Besi di Pasir Wetan, sudah ada sejak puluhan tahun. Saat ini pelaku UKM Pandai Besi, mulai mempergunakan peralatan dan mesin modern, untuk menempa dan membuat sejumlah pelaratan pertanian maupun rumah tangga. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00