WCD, Ini Yang Dilakukan Fortasi, Bersama Warga

KBRN  Purwokerto: Sungai Banjaran diwilayah Kelurahan Kedungwuluh Kecamatan Purwokerto Barat, Minggu, (19/9/2021) jadi sasaran aksi World Clean up day (WCD) atau aksi bersih-bersih se-Dunia.

Kegiatan itu, dilakukan oleh FORTASI (Forum Relawan Lintas Organisasi)   yang terdiri dari gabungan relawan : Serayu Rescue,Relawan Odgj Banyumas, MDMC, Gerpik, MTA, Satria Reptil Banyumas, Menggandeng PU SDA, PMI, Rapi cilongok,  Banyumas,Wnm pecinta alam, Ansor Banser kedung wuluh, Pemdes kedung wuluh, melaksanakan kegiatan bersih sungai.

Bersih bersih sungai juga diikuti Camat Purwokerto Barat, Babinsa, Babinkantibmas, Lurah Kedungwuluh, para ketua RW, RT dan masyarakat Sekitar Kecamtan Purwokerto barat.

Pembersihan Sungai Banjaran  dimulai dari Jembatan Barat kodim 0701 Banyumas pada pukul 08.00 WIB- 12.00 WIB.

Pada giat ini Fortasi bersama relawan dan masyarakat sekitar sungai Banjaran melaksanakan bersih sungai, mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan, oleh karna itu Fortasi menggadakan kegiatan ini supaya mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah yang dapat mencemari  air Sungai Banjara.

"Penumpukan sampah dikhawatirkan menjadi pemicu banjir. Lokasi pembersihan adalah merupakan muara pertemuan sungai jurig dengan Sungai Banjaran" katabSaprol selaku koordinator  kegiatan.

Menurut Saprol animo relawan dan masyarakat dalam pelaksanaan bersih sungai sangat luar biasa terbukti dari jumlah peserta hampir mencapai 100 orang yang terjun ke sungai melakukan pengangkatan sampah.

Eddy Wahono selaku penasehat Fortasi dihubungi lewat telpon menyatakan memasuki musim penghujan dibutuhkan kewaspadaan masyarakat dalam hal mengecek saluran air dari sumbatan sampah dan mencegah masyarakat untuk kebiasaan membuang sampah di sungai.

"Selain kwalitas air akan menjadi tercemar karena pembusukan sampah maka penumpukan sampah dapat menyebabkan banjir karena aliran sungai menjadi terhambat." kata Eddy.

Sungai Jurig lanjut Eddy adalah ordo sungai Banjaran yang melintasi perkotaan ditengarai merupakan suplesi sampah untuk Sungai Banjara.

"Sangat diharapkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan dan menjaga sungai tetap bersih dan lestari.Dibutuhkan penyadaran dan pembinaan terus menerus kepada masyarakat tentang arti pentingnya arti sungai dalam kehidupan". pungkasnya.(spj)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00