Kadis Kesehatan, Minta Warga Banyumas Waspada Covid- 19 Varian Kappa

KBRN, Banyumas : Pemerintah Kabupaten Banyumas, meminta agar masyarakat mewaspadai adanya varian India  virus Covid- 19 B. 1617.1 ( Kappa) masuk ke wilayah ini. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto saat pertemuan dengan sejumlah kepala Desa di Pendopo Bupati Banyumas Selasa (15/6/2021) mengatakan cepat atau lambat varian baru virus Covid- 19 akan masuk ke Banyumas. 

Karena varian tersebut, sudah masuk ke Brebes, Kudus dan sejumlah Kabupaten lainya di Jawa Tengah. Selain itu trend penambahan Covid- 19 di Banyumas terus meningkat, termasuk angka kematian yang terus meningkat. 

Pada Selasa siang sudah ada lima orang penderita Covid- 19, yang meninggal dunia. Selain sejak 1- 15 Juni 2021 terdapat 1.100 orang yang terjangkit Covid-19, 36 orang diantaranya meninggal dunia.  Dengan jumlah penderita di Banyumas total 13.300 orang, 900an orang diantaranya belum sembuh.  

Sehingga perlu antisipasi, yakni Prokes ketat pencegahaan Covid-19 dan melakukan vaksinasi. Diterangkan oleh Sadiyanto, pihaknya sudah mengirimkan 18 sampel darah, penderita Covid- 19 ke UGM. 

Untuk diketehui mereka terjangkit Kappa atau tidak, lima sudah keluar dinyatakan negatif Kappa. 

“ Jadi logikanya pasti akan masuk ke Banyumas, terus apa yang harus kita lakukan agar tidak tertular. Satu yakni Prokes ketat dan vaksinasi,”kata Sadiyanto. 

Sementara itu, Kades Karangjati Kecamatan Kemranjen Agus menyatakan siap melaksanakan perintah dari Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk melaksanakan Prokes ketat kepada warganya. Untuk warga Karangjati yang telah divaksin mencapai 145 orang.

“ Jumlah orang yang telah divaksin 145 orang, dari 337 Lansia,”kata Agus. 

Sejumlah pengetatan kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas, guna mengurangi kerumunan. Diantaranya tidak mengeluarkan ijin hajatan sejak 24 Juni 2021 dan tempat wisata hanya menerima 30 persen kapasitas. (RA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00