"Bupati Banyumas Menyapa" Kembali Hadir, Kali Ini Dari Kecamatan Patikraja

KBRN, Purwokerto : “Bupati Banyumas Menyapa” yang disiarkan melalui Pro1 RRI Purwokerto kembali hadir. Kali ini Bupati Banyumas, Achmad Husein menyapa masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Patikraja.

Bertempat di Balai Desa Patikraja Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas, Jumat (11/6/2021), Husein menyapa dan menampung aspirasi dari warganya yang dengan antusias hadir di lokasi.

Husein mengawali acara dengan menyampaikan bahwa tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB dirinya telah mengikuti video conference bersama Bupati di seluruh wilayah Jawa Tengah yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Dia menyampaikan pesan Presiden agar masyarakat tetap ketat menerapkan protokol kesehatan karena 11 Kabupaten di Jateng telah masuk ke dalam wilayah Zona Merah Covid-19.

“Banyumas ini sudah dikepung. Semakin lama semakin mendekat ke Banyumas. Presiden berpesan masyarakat itu jangan lengah, supaya ekonomi tumbuh maka Covid-19 harus diselesaikan dulu,” ujarnya.

Sejumlah aspirasi disampaikan oleh masyarakat dalam “Bupati Banyumas Menyapa” diantaranya masalah tanggul pembatas jalan dan sungai di depan Balai Desa Patikraja, Jembatan gantung Sidabowa-Karanganyar yang kondisinya sudah tidak baik, pengairan sawah di wilayah Patikraja, penyatuan Puskesmas Patikraja yang saat ini terpisah oleh jalan desa dan masalah jalan Kabupaten di Desa Kedungwuluh Kidul yang kini sudah rusak.

“Ini kan ada empat yang urusan DPU. Yang pertama pembatas jalan dan sungai di Patikraja, yang kedua jembatan Sidabowa-Karanganyar, yang ketiga pompa yag dari listrik, yang keempat itu Kedungwuluh Kidul minta di hotmix. Dan satu itu DKK yang masalah puskesmas,” katanya.

Menanggapi keluhan warganya, Husein berjanji akan berupaya sebaik mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada. Bahkan dia berkata akan segera memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banyumas untuk segera mensurvei ke lokasi guna menemukan solusi yang terbaik. (YN)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00