Tidak Terima Pembagian Harta Gono Gini, Warga Gumelar Diduga Bakar Rumah

Foto : Dokumentasi Polresta Banyumas

KBRN, Banyumas: Polresta Banyumas, mengungkap pelaku dugaan pembakaraan rumah yang terjadi Desa Gancang Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas. 

Dari informasi yang diperoleh RRI, Sabtu (8/5/2021) malam. Peristiwa ini terjadi Kamis (6/5/2021) dino hari, yang diduga oleh pelaku berinisial AH (62) 

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry mengatakan AH, diduga sakit hati dan tidak terima atas pembagian harta gono gini terhadap mantan istrinya bernama Darkimah (49). 

Kemudian AH, membeli bensin sebanyak lima liter, dari pedagang bensin di wilayah Gumelar. Selanjutnya menyiramkan dan membakar rumahnya, yang kini ditempati oleh mantan istri dan anaknya. 

Peristiwa ini diketahui oleh Dian anak AH, Dian terbangun karena anaknya menangis.  Mendengar  suara api berkobar, seperti ada sesuatu yang terbakar. Kemudian saksi Dian segera membangun korban Darkimah.

"Mengetahui kejadian tersebut korban segera membangunkan saksi Slamet (32) dan Tarsiti (39) serta memberitahukan kepada saksi Kiswan (54) untuk membantu memadamkan api. Setelah berlansung sekitar 20 menit kemudian akhirnya kobaran api dapat dipadamkan dengan cara disiram menggunakan air", terangnya. 

Saat ini AH dan barang bukti berupa sisa bekas pembakaran jerigen warna putih beserta sisa sumbu warna merah, satu buah korek gas  diamankan guna penyidikan lebih lanjut. 

Pelaku dijerat dengan Pasal 187 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja membakar rumah yang mendatangkan bahaya umum bagi barang atau orang lain dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun penjara.( RA/ Ris).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00