Puluhan Guru SD di Banjarnegara Ikuti Pelatihan Menulis Karya Ilmiah

KBRN, Banjarnegara : Guna meningkatkan ketrampilan menulis karya ilmiah bagi guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Banjarnegara, puluhan guru SD di KKG  Ki Hajar Dewantara, Sabtu (21/5/2022) mengikuti Pelatihan  Menulis Karya Ilmiah yang berlangsung di  SD Negeri 1 Kaliajir, Kecamatan Purwanegara.

Ketua Panitia Kegiatan, Iwan Indrajaya mengatakan, kegiatan Peningkatan Ketrampilan Menulis Karya Ilmiah bagi guru SD di KKG Ki Hajar Dewantara di ikuti oleh sebanyak 78 guru SD se Kecamatan Purwanegara dan Pungelan, dan dibuka oleh Kasi PAUD pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banjarnegara, Agus Murdianto, S,Pd.

“Dalam pelatihan menulis karya ilmiah ini peserta mendapat materi dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Universitas Negeri Semarang,”katanya.

Menurutnya, pelatihan  menulis karya ilmiah bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan menulis karya ilmiah bagi pada guru SD yang ada di Banjarnegara.

“Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta dapat memahami bagaimana cara menulis karya ilmiah yang baikdan benar, selanjutnya dapat menyebar luaskan ke guru – guru yang lain, terutama guru SD di seluruh Banjarnegara,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasi PAUD , Agus Murdianto, S.Pd yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banjarnegara, Agung Yusianto,  mengapresiasi kegiatan menulis karya ilmiah tersebut.

Pihaknya juga meminta peserta pelatihan, untuk mengikuti pelatihan dengan serius, guna menambah ilmu dan memiliki ketrampilan menulis karya ilmiah yang baik.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi pada guru SD di Banjarnegara, untuk meningkatkan kreatifitas dalam menulis dan berkarya,”ungkapnya.

Sementara itu, Dr Slamet Haryono,  Dosen Universitas Negeri Semarang yang menjadi salah satu pemaeri dalam pelatihan mengatakan, saat ini guru di tuntut untuk memiliki kemampuan dalam berbagai aspek tidak hanya memiliki kompetensi dalam pembelajaran, tetapi dalam hal penulisan karya ilmiah menjadi keharusan.

Bagi sebagian guru, karya ilmiah merupakan hal yang dianggap  pekerjaan yang sulit. Akibatnya karya ilmiah menjadi hambatan dalam berbagai hal.  

“Hal yang terpenting dalam mulai menulis adalah, tulis apa yang diingat dulu, kemudian di sesuaikan dengan alur teknis penulisan,”jelasnya.

Dikatakan, Kemampuan penulisan karya ilmiah yang dimiliki oleh seorang guru, tidak dapat datang dengan sendirinya, melainkan dengan pelatihan dan kerja keras untuk menguasainya.

“Karena itu, usai pelatihan ini, rajin rajinlah menulis dan mempublikasikan hasil tulisanya, agar dapat dibaca orang lain,”ungkapnya. (jkw)

  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar