Belasan Ekor Sapi Di Banjarnegara Positif Terinfeksi Penyakit Kuku Dan Mulut

KBRN, Banjarnegara: Penyakit mulut dan kuku (PMK) telah terdeteksi menginfeksi ternak sapi di Kabupaten Banjarnegara.

Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin menjelaskan,  PMK  telah menginfeksi ternak di Kabupaten Banjarnegara. Dari pemeriksaan  hewan yang dilakukan oleh Satgas Kesehatan Hewan di pasar ternak dan kandang peternak, telah ditemukan ternak dengan gejala terinfeksi PMK.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Satgas Kesehatan Hewan, didapati sebanyak 14 sapi di Desa Karangjambe terkonfirmasi positif terjangkit PMK, sedangkan 126 ekor sapi lainya di Kecamatan Wanadadi dan Kecamatan Banjarnegara, terindikasi terjangkit PMK ”katanya Senin (16/5/2022) saat konfrensi pers di Pendopo Dipayudha Adigraha.

Petugas juga telah mengambil sampel untuk dilakukan pengujian di Laboratorium kesehatan ternak di Wates, serta Balai Karantina.

“Sedangkan ternak terduga terinfeksi PMK, telah dilakukan karantina dan diberikan obat serta vitamin untuk mencegah penularan kepada ternak lain,”lanjutnya.

Selain itu, Satgas Kesehatan Hewan juga telah memperketat lalu lintas ternak yang masuk dan keluar Banjarnegara, untuk mengantisipasi penyebaran PMK.

Satgas juga melakukan penyemprotan disinfektan di pasar hewan dan sejumlah kandang milik peternak.

Salah satu peternak sapi di Desa Karangjambe Kecamatan Wanadadi Fahrudin mengatakan puluhan sapinya terindikasi terinfeksi PMK. Dari yang terlihat antara lain keluar lendir dari mulut serta kuku-kukunya mengalami pecah-pecah.

“Satu kandang ada 80 ekor sapi, hampir semuanya mengalami hal yang sama,”ungkapnya. (jkw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar