Sekolah Sasaran POP Angkat Potensi Lokal dalam Media Pembelajaran

KBRN, Banjarnegara : Guru-guru yang berada di  20 SMP Sasaran Program Organisasi Penggerak (POP) di Kabupaten Banjarnegara, kerjasama antara Yayasan Sahabat Muda Indonesia (YSMI) dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan mengangkat potensi lokal yang ada di Kabupaten Banjarnegara untuk diangkat dalam media pembelajaran audiovisual. 

Hal itu terungkap dalam sesi pendampingan riset yang dilakukan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Kamis (21/10/2021) di SMPN 1 Banjarmangu, Banjarnegara.

SMPN 1 Banjarmangu misalnya, mereka akan mengangkat kepahlawanan Mangunyudha Seda Loji, bupati Banjarnegara yang gugur dalam Geger Perang Pracina di Loji (benteng) VOC di Kartosuro Surakarta tahun 1740-an.

Kepala SMPN 1 Banjarmangu Fajar Muji Santosa mengatakan, ia ingin para siswa nantinya secara audiovisual tahu bahwa di wilayahnya ada tokoh dan kisah kepahlawanan perintis kemerdekaan.

"Harapannya dengan membuat film ini nantinya, akan membentuk karakter nasionalisme, sekaligus kebhinekaan global sebagaimana profil pelajar Pancasila. Karena ketika itu Mangunyudha bekerjasama dengan pasukan Kapitan Sepanjang yang merupakan etnis China, melawan VOC. Anak-anak sekarang mana ada yang tahu" jelas Fajar.

Sekolah lain, SMPN 3 Banjarnegara mengangkat tema yang berbeda. Mereka akan mengangkat sejarah kuliner Dawet Ayu sebagai ikon minuman khas Banjarnegara.

Guru sasaran POP dari SMPN 3 Banjarnegara Fakhrurozi mengatakan, selama ini Dawet Ayu sudah menjadi mata pelajaran muatan lokal di SD, namun tidak diajarkan di SMP.

"Harapannya dengan karya kita nantinya, akan melengkapi Mulok Dawet Ayu yang selama ini ada. Dengan kemasan menarik berupa media audio visual, harapannya siswa akan lebih memahami  materi tentang sejarah dan filosofi yang ada pada Dawet Ayu" harap Fakhrurozi.(HP)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00