Santri Tanbihul Ghofiliin Banjarnegara Sumbangkan Plasma

KBRN, Banjarnegara : Tingginya angka paparan Covid-19 di Kabupaten Banjarnegara membuat para santri Tanbihul Ghofiliin yang tergabung dalam Santri Gayeng Nusantara (SGN) dan Rumah Sakit Islam Banjarnegara menggerakkan donor plasma darah.

Puluhan para penyintas Covid-19 di kota dawet ayu diajak untuk terlibat aktif dalam menyumbangkan plasmanya. Untuk gerakan ini, SGN telah mengirimkan belasan pendonor ke PMI Banyumas dan menjalin komunikasi dengan PMI Banjarnegara.

"Kita yang sudah sehat, dan bisa membantu yang lain, tidak ada alasan untuk menolak. Jadi mari bersama-sama kita selamatkan saudara kita yang sedang sakit terpapar corona. Sudah" kata Pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara, M Chamzah Hasan, Selasa (3/8/2021) siang.

Ribuan santri yang berada di pesantren miliknya juga telah dilakukan screening awal. Para santri yang telah terpapar dipersiapkan untuk terlibat dalam gerakan kemanusiaan ini.

"Awalnya dari santri, sekarang berkembang menjadi masyarakat umum. Bahkan dari agama lain. Ini menarik, antusiasme masyarakat yang sudah terpapar cukup tinggi," lanjutnya.

Ia mengatakan, untuk mendukung kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan RSI Banjarnegara, Poskestren dan STAI Tanbihul Ghofilin sebagai mesin penggerak. Para penyintas dikumpulkan dan dikelompokkan berdasarkan golongan darahnya untuk mempermudah.

"Kami ada dua program, donor sukarela dan donor permintaan. Donor sukarela itu untuk menambah stok darah PMI. Sementara kalau ada yang butuh donor plasma mendadak, kami juga siapkan," imbuhnya.

Direktur RSI Banjarnegara dr Agus Ujianto SpB mengatakan, pihaknya sangat antusias dengan adanya gerakan dari para santri dan masyarakat umum yang menjadi relawan donor plasma ini.

"Langkah ini langkah yang perlu di dukung, dan kami siap misalnya membutuhkan akomodasi dan kerjasama kita siap dengan Poskestren Tanbihul Ghofilin. Langkah ini akan banyak membantu masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya. (jkw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00