• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Aliansi Pekerja BUMN Bergerak Desak Erick Thohir Bersih-Bersih di Kementerian BUMN

27 February
07:13 2020

KBRN, Jakarta : Elemen buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja BUMN Bergerak bakal menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (27/02/2020) siang ini. 

"Aksi akan digelar oleh "Aliansi Pekerja BUMN Bergerak" untuk mendesak Menteri BUMN, Erick Thohir, segera melakukan bersih-bersih di semua BUMN dan tidak tebang pilih dalam membersihkan BUMN, termasuk di seluruh anak maupun cucu perusahaan BUMN," kata Koordinator Aliansi Pekerja BUMN Bergerak Mirah Sumirat kepada rri.co.id, Kamis (27/02/2020).

Mirah menyoroti persoalan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Direksi di BUMN yang sudah sangat mengkhawatirkan. Semua pimpinan BUMN selalu mengklaim sudah melakukan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan operasional perusahaan. Namun faktanya, berbagai kasus korupsi besar masih marak terjadi di BUMN. 

"Kasus Jiwasraya menjadi contoh paling buruk, selain kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang lainnya. Menteri BUMN sebaiknya segera mengganti Direksi dan Komisaris BUMN yang buruk," terang Mirah yang juga Presiden Serikat Karyawan PT Jalantol Lingkarluar Jakarta.

Mirah juga menyoroti soal Direksi BUMN yang "tidak ramah" pada serikat pekerja di perusahaannya. Padahal kehadiran serikat pekerja di BUMN, selain karena dijamin oleh UUD 1945 dan Undang Undang 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, perannya juga sangat diperlukan sebagai alat untuk melakukan kontrol kepada manajemen. Sehingga manajemen BUMN tidak bertindak semaunya sendiri.

Aliansi Pekerja BUMN Bergerak dalam aksinya akan membawa tuntutan kepada Menteri BUMN untuk membersihkan dan membenahi BUMN dan anak / cucu / cicit perusahaan BUMN dengan mengganti Direksi & Komisaris yang melakukan penyalahgunaan kewenangan yang merugikan keuangan Negara, 

Selain itu, Menteri BUMN harus membersihkan dan membenahi BUMN dari upaya kriminalisasi, mutasi dan PHK Pengurus Serikat Pekerja, PHK Massal dan Praktek Outsourcing dan Pekerja Kontrak yang Melanggar Undang Undang. (foto: instagram/mirah sumirat)

00:00:00 / 00:00:00