• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada 2020

Sanksi Pidana Menanti, Jika Paslon Perseorangan Palsukan Dukungan

24 February
10:42 2020
1 Votes (5)

KBRN, Bandarlampung: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandarlampung akan menerapkan sanksi pidana bagi bakal calon perseorangan yang memanipulasi atau memalsukan dukungan untuk kepentingan pencalonan.

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung Candrawansyah kepada RRI mengatakan, pihaknya meminta bakal calon Walikota dan calon Wakil Walikota yang maju dari jalur perseorangan tidak memanipulasi atau memalsukan dukungan pencalonan.

Sebab menurutnya, ada unsur pidana pemilu jika bakal pasangan calon perseorangan terbukti memanipulasi atau memalsukan KTP untuk dukungan pencalonan.

“Saya perlu mengingatkan kepada bakal pasangan calon perseorangan. Ada unsur pidana pemilu, apabila mereka mengambil atau menduplikasi KTP orang lain,” tegas Candrawansyah, Senin (24/2/2020).

Candrawansyah menjelaskan, sanksi pidana bagi bakal calon Walikota dan calon Wakil Walikota dari jalur perseorangan diatur dalam Pasal 185 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Dia menegaskan, dalam Undang-Undang itu disebutkan, sanksi bagi bakal pasangan calon perseorangan yang terbukti memanipulasi atau memalsukan KTP, yakni pidana selama 12-36 bulan kurungan.

“Karena ini sudah terjadi dan ada info di Jawa Timur, ada sindikat yang memanipulasi KTP untuk dukungan calon perseorangan. Ini informasi bagi pasangan calon,” jelasnya.

Diketahui Minggu 23 Februari 2020 kemarin, dua bakal pasangan calon perseorangan menyerahkan dukungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung.

Dua bakal pasangan calon yang menyerahkan dukungan itu masing-masing, Firmansyah YA-Raden Achmadi Bustomi Rosadi, dan Ike Edwin-Zam Zanariah.

Bakal pasangan Firmansyah-Bustomi menyerahkan 55.555 dukungan ke KPU Kota Bandarlampung.

Sementara pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah menyerahkan 51.274 dukungan, sebagai syarat untuk maju pilkada Kota Bandarlampung dari jalur perseorangan.

Sesuai ketentuan, jumlah dukungan untuk dapat maju dari jalur perseorangan pada Pilkada di Kota Bandarlampung minimal 47.864 dengan sebaran di 11 kecamatan.

  • Tentang Penulis

    Ikhwan Wijaya

    Reporter RRI Bandar Lampung<br />

  • Tentang Editor

    Syarif Hasan Salampessy

    Redaktur Puspem LPP RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00