• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Bima Arya: Tak Relevan Nilai Kinerja Pemerintah dalam 100 Hari Kerja

17 February
18:17 2020

KBRN, Jakarta : Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebenarnya tidak relevan menilai kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin hanya dengan hitungan 100 hari kerja.

"100 hari kerja itu enggak relevan mengukur kinerja. Menurut saya, dalam case Pak Jokowi di periode kedua, dibanding periode pertama (meningkat) 13% itu masuk akal," kata Bima Arya kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Bima mengatakan ini saat menanggapi hasil survei Indo Barometer terkait tingkat kepuasan masyarakat 100 hari kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurut Walikota Bogor ini, dukungan elektoral terhadap Jokowi pada Pilpres 2019 lebih besar dibandingkan Pilpres 2014. Apalagi, saat Pilpres 2019 lalu, birokrasi sudah terkonsolidasi.

"Kalau periode pertama, kan masih meraba-raba dan pasti ada bekas rezim lama. Di Periode kedua ini mayoritas sudah 'menjadi orang' Pak Jokowi," katanya.

Bahkan, lanjut Bima, program kerja Jokowi sudah berjalan karena sebenarnya bukan hanya 100 hari, tetapi dalam menilai kinerja Jokowi itu harus dilihat secara utuh dalam enam tahun.

"Ini sudah enam tahun. Kalaupun ada yang berbeda, itu hanya semacam gimmick-gimmick aja," ujarn dia.

Di sisi lain, Bima mengapresiasi penilaian terhadap sejumlah menteri yang memiliki kinerja baik seperti Erick Thohir atau Nadiem Makarim.

"Kita dari awal melihat segmen milenial berperan. Jadi bagus survei ini mengonfirmasi itu," tutupnya.

Diketahui, lembaga Survei Indo Barometer melakukan survei tingkat kepuasan masyarakat 100 hari kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hasilnya, mayoritas masyarakat puas terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sebesar 70.1 persen, tidak puas 27.4 persen.

Bahkan, kepuasan publik terhadap kinerja presiden Jokowi sebesar 57.5 persen dan tidak puas 37.5 persen. Walaupun tingkat kepuasan Jokowi lebih tinggi daripada periode pertama, namun pada survei Indobarometer Januari 2020, ditemukan sejumlah permasalahan yang paling penting menurut masyarakat yang didominasi isu ekonomi.

00:00:00 / 00:00:00