• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Pasang 3.000 Lampion, Vihara Maitreya Medan Ramai Dikunjungi Selama Imlek

27 January
22:10 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Sebagai salah satu vihara terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, Maha Vihara Maitreya di Komplek Cemara Asri, Medan, banyak dikunjungi wisatawan. Terutama pada moment Tahun Baru Imlek 2571, Sabtu (24/1/2020) lalu, tempat ibadah umat Budha tersebut menjadi salah satu vihara yang paling ramai dikunjungi di Kota Medan.

Selain bangunan yang megah dengan ornamen khas Tiongkok, salah satu daya tarik Maha Vihara Maitreya saat perayaan Imlek 2020 adalah banyaknya lampion yang dipasang dengan jumlah mencapai ribuan. Hal itu mengundang ramainya pengunjung datang ke vihara yang mampu menampung ribuan orang tersebut sejak sebelum Imlek hingga kini.

Menurut salah seorang pengurus Maha Vihara Maitreya, Anna, pada Imlek tahun ini, pihaknya menyiapkan sekitar 3.000 lampion. Lampu yang terbuat dari kertas dengan lilin di dalamnya tersebut, menjadi salah satu aksesoris khas saat perayaan Imlek.

"Pengurus Vihara menyiapkan sekitar 3.000 lampion. Warna lampionnya bukan hanya merah, tetapi ada kuning, ungu, biru, hijau dan lainnya agar menimbulkan kesan meriah," katanya, Senin (27/1/2020).

Anna menuturkan, pihaknya mengajak umat Buddha di Medan dan sekitarnya melakukan donasi lampion dengan biaya per lampion sebesar Rp 300.000.

"Sebenarnya tujuan donasi lampion ini agar umat Buddha mempunyai kesempatan mengikat satu karma baik. Dengan begitu, ia telah menanam satu kebaikan dan diberi kesempatan untuk menjalani jodoh baik," ungkapnya.

Dikatakan Anna, pada lampion-lampion tersebut diberi nama para donatur dan doa-doa yang baik. Seperti kata-kata kebahagian, kegembiraan, harapan dunia aman sentosa, masyarakat harmonis dan lain sebagainya.

"Dengan kata dan doa-doa yang baik tentunya diharapkan kesejahteraan, keamanan, kebahagiaan dapat menyertai kita semua," ujarnya.

Dia menambahkan, di tahun tikus ini, umat Budha bukan hanya memanjatkan doa untuk diri sendiri saja. Tetapi juga untuk negara Indonesia, dengan harapan Indonesia semakin maju, memiliki eksistensi dan wibawa di hadapan negara lain. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00