• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Gara-Gara Virus Corona, Tim Bulu Tangkis Indonesia Batal Ke Tiongkok

27 January
21:47 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Wabah virus Corona yang melanda Tiongkok sangat menghantui penyebarannya ke berbagai negara termasuk Indonesia. Hal itu membuat, PP PBSI memutuskan untuk menarik keikutsertaan tim bulutangkis dari kejuaraan Lingshui China Masters 2020.

Turnamen level Super 100 ini rencananya akan dipertandingkan di kota Lingshui, pada 25 Februari - 1 Maret 2020. 

Kabid Binpres PP.PBSI, Susy Susanti mengatakan Indonesia berencana mengirim 44 pebulutangkis terbaiknya ke Lingshui China Masters 2020, diantaranya Juara Dunia Junior 2019, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah dan lainnya. Namun, rencana ini dibatalkan terkait wabah virus Corona di negeri Tiongkok.

"Situasi di Tiongkok kurang kondusif, wabah virus Corona ini kan membahayakan sekali. Kami harus menjaga pemain kami. Kami dapat info juga beberapa tim Indonesia dari cabor lain yang sedang latihan di Tiongkok, juga sudah ditarik kembali ke Indonesia," kata Susy Susanti dalam keterangan tertulis yanh diterima Radio Republik Indonesia (RRI) dari PP PBSI, Senin (27/1/2020) Malam.

"Memang belum ada travel warning ke Tiongkok, tapi ini kan menyangkut atlet-atlet muda kami, dan amit-amit jangan sampai, kalau nantidi sana sakit dan tertular kan bahaya sekali. Kami cari aman saja, apalagi ini kan jelang olimpiade," lanjut Susy.

Sejauh ini, Susy menekankan bahwa PP PBSI tetap menjaga hubungan baik dengan asosiasi bulutangkis Tiongkok (Chinese Badminton Association- CBA) dengan memberi penjelasan terkait penarikan pemain dari kejuaraan berhadiah total 90 ribu Dollar AS tersebut. Dituturkan Susy, PP PBSI juga telah memberikan laporan penarikan pemain di turnamen ini kepada federasi bulutangkis dunia (Badminton World Federation- BWF), melalui Kasubid Hubungan International PP PBSI, Bambang Roedyanto. 

Sementara itu, PP PBSI kemungkinan besar juga akan membatalkan keberangkatan pemain ke Badminton Asia Championships 2020 di Wuhan, Tiongkok pada April mendatang. Wuhan merupakan kota pertama di Tiongkok yang menjadi lokasi ditemukannya penderita yang terjangkit virus Corona. 

 Susy menambahkan kemungkinan besar turnamen tersebut bisa saja dipindahkan ke negara lain. Pasalnya turnamen tersebut menjadi turnamen terakhir yang menjadi penentu akhir poin race to Tokyo Olympic 2020. 

"Sepertinya ke Wuhan juga akan dibatalkan, belum ada keputusan, tapi kemungkinan besar akan batal berangkat. Namun rasanya akan dipindahkan turnamennya ke negara lain, karena sangat berisiko sekali, apalagi tempatnya tepat di Wuhan," ujar Susy. 

Sementara itu, tim Indonesia tetap dijadwalkan mengikuti turnamen Badminton Asia Team Championships 2020 yang akan dilangsungkan di Manila, Filipina, pada 11-16 Februari 2020. Sejauh ini belum ada travel warning terkait virus Corona di Filipina, namun beradasarkan himbauan dari pemerintah, para atlet dan tim wajib diberi vaksin Polio sebagai tindakan preventif, sama seperti sebelum keberangkatan tim SEA Games 2019 lalu ke Manila. 

"Ke Manila masih on schedule, sejauh ini dari pemerintah belum ada travel warning ke Manila. Tapi ada arahan dari pemerintah untuk pemberian vaksin Polio kepada atlet dan tim ofisial yang akan berangkat," tambah Susy. 

Para pebulutangkis merah putih direncanakan  bertolak dari Jakarta menuju Manila untuk mengikuti Badminton Asia Team Championships 2020 pada hari Sabtu, 8 Februari 2020 mendatang. 

(Keterangan Foto : Dok.RRI)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00