• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Pangkep Terima 10 Ranperda dari Pemkab

27 January
21:57 2020
0 Votes (0)

KBRN, Pangkep : Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui sidang paripurna menyerahkan 10 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diterima oleh Ketua DPRD Pangkep.

Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana berharap, kesepuluh ranperda ini mendapat persetujuan dari anggota dewan dan segera disyahkan.

"Kami berharap segera dibahas dan  disyahkan karena  merupakan kebutuhan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Senin (27/1/2020).

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Pangkep, Alfian Muis mengatakan, dari 10 ranperda yang diserahkan, ada beberapa yang mendesak untuk segera dibahas, salah satunya Ranperda  tentang Jasa Tetribusi, terutama PAD dari sektor pariwisata yang selama ini masih sangat minim yang masuk ke daerah karena belum bisa ditentukan berapa tarif yang ditentukan.

"Tempat-tempat wisata baik Matampa, Matampa Inn, termasuk Pulau Camba Cambang, belum ada tarif yang ditentukan karena belum ada payung hukumnya," ungkapnya.

Dari sepuluh ranperda yang diserahkan itu, enam di antaranya merupakan ranperda baru, sementara empat lainnya merupakan ranperda perubahan.

Enam ranperda baru yang diserahkan, yakni tentang Inovasi Daerah, Ranperda tentang Kabupaten Layak Anak, Ranperda tentang Tanda Daftar Usaha Kepariwisataan, Ranperda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah, Ranperda tentang Pembentukan Perusahaan Daerah Mappatuwo, serta Ranperda tentang Rencana Pembagunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Sementara empat ranperda lainnya yakni tentang Perubahan Atas Perda Nomor 8 Tahun 2011 tentang IMB, Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Susunan Perangkat Daerah, ranperda tentang Perubahan Atas Perda nomor 4 tahun 2018 tentang Penyertaan Modal Daerah, dan Ranperda tentang Perubahan Ketiga Atas Perda tentang nomor tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00