• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Tersangka Suap Harun Masiku DPO, Ketua KPK Minta Bantuan Masyarakat

20 January
23:44 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri memastikan politisi PDIP, Harun Masiku sudah masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO), alias buron. Harun Masiku adalah tersangka kasus dugaan suap terhadap tersangka Wahyu Setiawan yang merupakan mantan Komisioner KPU RI.

Baca juga : Kasus Suap Komisoner KPU RI : Tiga Surat PDIP Ada Tandatangan Sekjen dan Ketua Umum PDIP

Bahkan, dalam kasus ini Firli meminta bantuan terbuka dari media massa dan seluruh rakyat Indonesia. Hal itu dikatakan Firli usai menggelar acara silaturahmi Pimpinan KPK, Pejabat Struktural KPK bersama media massa di Gedung KPK, Jakarta, Senin (20/1/2020) malam.

"Rekan rekan wartawan telah memberikan kontribusi besar, terutama tidak hanya memberikan informasi, tidak hanya mendistribusikan yang harus diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia. Tetapi, rekan rekan wartawan telah andil besar dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Firli.

"Saya tahu betul betul itu, untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada rekan rekan wartawan di mana pun berada, dan sekaligus juga saya meminta bantuan informasi terkait dengan beberapa tugas tugas kami yang belum selesai. Terutamanya adalah salah satu tersangka, kasus korupsi masif Harun Masiku, tentu kami masih dalam tahap pencarian HM," sambung Firli.

Baca juga : Firli Bahuri Sudah Tanda Tangani Surat Pencarian Harun Masiku

Firli juga memastikan telah meminta bantuan Polri demi menangkap Harun Masiku. KPK, kata dia, sampai hari ini terus berusaha menemukan Harun Masiku.

"Tolong kepada masyarakat, bagi yang mengetahui hal itu, keberadaan tersangka, dan saya juga meminta kepada saudara HM berikan kontribusi untuk menyelesaikan persoalan ini, karena harus mempunyai sikap bertanggung jawab. Orang per orang harus bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan, saya kira itu," tegas Firli.

Baca juga : Firli Bahuri Respons Pertemuan Tim Hukum PDIP dengan Dewan Pengawas KPK

Harun Masiku diduga melakukan suap Rp600 juta dari menjanjikan Rp900 juta kepada tersangka Wahyu Setiawan demi mendapat kursi DPR RI melalui PAW Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolangu dalam kesempatan yang sama bahkan menyinggung keberadaan Harun Masiku lewat lagu "Andaikan Kau Datang Kembali" Ruth Shanaya. Tadi, Nawawi mengakhiri karaoke lagu tersebut di depan awak media dengan kalimat tak biasa.

"Tadi Pak Firli nyanyi, pikiran saya lagi ke mana-mana. Saya mikir, ke mana Harun Masiku ini, ya?," kata Nawawi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00