• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Antisipasi Bencana Saat Memasuki Imlek, BPBD Subang Efektifan Kentongan

18 January
19:14 2020
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Menjelang perayaan Imlek, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang Hidayat mengimbau, agar masyarakat yang berada di titik rawan bencana, agar siap siaga, karena diprediksi intensitas curah hujan semakin tinggi.

Sehingga kata Hidayat, warga masyarakat baik yang berada di wilayah Selatan, Pantura dan Tengah, ketika terjadi bencana agar tidak panik, ataupun kaget, yang paling terpenting cepat melapor kepada petugas, seperti ke Kantor Desa, Kecamatan, Koramil maupun Polsek terdekat.

"Ketika terjadi perkembangan alam semakin tidak bersahabat, maka saya imbau agar warga tetap siaga, sehingga apapun yang terjadi ketika bencana datang, kita bisa menyelamatkan diri, keluarga dan harta benda yang berharga, guna meminimalisir jatuhnya korban jiwa akibat bencana," ujar Hidayat kepada wartawan di Subang, Sabtu (18/1/2020).

Maka alat komunikasi yang efektif menurut Hidayat, ketika tanda-tanda alam mulaintidak bersahabat yaitu kentongan, saat kentomgam di pukul 3 kali maka tandanya warga harus mulai berkemas untuk mencari tempat yang aman sebagai upaya menyelamatkan diri, kemudian jika kentongan dipukul tak ada jeda, berarti bencana itu sudah ada di depan mata.

"Untuk efektifitas pemberitahuan kepada warga, BPBD Kabupaten Subang, intruksikan kepada para Kades untuk menggalakan kentongan, sebagai upaya tanggap siaga bencana," tegasnya.

Dengan kentongan itu lanjut Hidayat, saat bencana terjadi, aliran listrik mati, bahkan komunikasi lewat selulerpun akan terganggu, jadi dengan kentonganlah, yang paling tepat, untuk alat komunikasi saat terjadi bencana.

"Saat bencana terjadi semua alat telekomunikasi terganggu, karena listrik padam, hanya kentongan yang bisa cepat memebritahukan warga ketika terjadi bencana," imbuh Hidayat.

Sementara itu Hidayat menambahkan, kentongan pun sudah disosialisasikan di Desa Tangguh Bencana, sehingga masyarakat yang berada di titik rawan bencana itu, sudah tahu untuk pemberitahuan terjadinya bencana dengan kentongan.

"Kita sudah sosialisasikan kentongan itunsi Desa Tangguh Bencana," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00