• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Unsoed Luncurkan Program Studi Manajemen Zakat

20 November
13:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Purwokerto: Mengingat kontribusinya yang cukup besar dalam perekonomian Indonesia, institusi zakat, infaq, shadaqah, wakaf atau ZISWAF yang saat ini memasuki era digital sangat membutuhkan pengelolaan yang profesional baik dalam memperoleh maupun menyalurkannya.

Untuk itu, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui fakultas ekonomi dan bisnis mengadakan kerjasama dengan Dompet Dhuafa untuk membuka program studi manajemen zakat.

Kerjasama kedua institusi itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Wakil Rektor bidang Akademik Unsoed, Profesor Dr. Ir. Akhmad Sodiq dan Direktur Program Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa Bambang Suherman di gedung Roedhiro Unsoed, Purwokerto, Rabu (20/11/2019).

Dengan kerjasama itu juga diharapkan terbentuk pengelolaan Ziswaf yang lebih inovatif, bukan saja pengelolaanya tapi juga penerimaannya. Selain itu, dalam prakteknya juga akan memberdayakan laboratorium Halal Center dan laboratorium kewirausahaan di fakultas tersebut.

Seusai penandatangan kesepakatan kerjasama Unsoed-Dompet Dhuafa, Wakil Rektor bidang Akademik, Profesor Dr.Ir. Akhmad Sodiq mengatakan, kerjasama dengan dompet dhuafa itu diyakini bisa ikut membantu untuk mengurangi kemiskinan.

”Kemudian yang terpenting adalah ada hal yang berkaitan dengan peningkatan yang terkait dengan poverty alleviation. Saya yakin linkage dengan dompet dhuafa yang sudah memiliki banyak pengalaman di lapangan ini nanti akan menjembatani kegiatan-kegiatan tri dharma terutama di Unsoed," ungkapnya.

Sebelumnya Dekan FEB Unsoed, Profesor Dr. Suliyanto, MM. menyampaikan di fakultas ekonomi, setiap mahasiswa dan dosennya harus masuk pada masing-masing laboratorium termasuk laboratorium syariah dan halal center. Dan hal itu, sejalan dengan dompet dhuafa.

"Di dalam dompet dhuafa itu ada beberapa kegiatan kesehatan, kemudian ada kegiatan pendidikan, kemudian ada kegiatan ekonomi dan ada kegiatan sosial. Dan salah satu yang paling match dengan kita adalah nanti yang pendidikan. Kemudian yang ekonomi, nanti bisa ngelink sama lab kewirausahaan,"ujarnya.

Kegiatan peluncuran program studi manajemen zakat, juga diisi dengan kegiatan seminar nasional yang menghadirkan pembicara yaitu pakar Keuangan Islam dari FEB Unpad, Dian Masyita, Ph.D, dan Direktur Program Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa Bambang Suherman dimana diikuti oleh 370 peserta yang berasal dari Institusi pendidikan, institusi pengelola zakat se wilayah Barlingmascakeb, serta perguruan tinggi yang ada di wilayah Purwokerto dan sekitarnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00