• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Sehari Jelang Dilantik, Ketua DPRD Sumsel Dipanggil Kejagung Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos

22 October
16:50 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palembang : Ketua DPRD Sumsel Definitif, RA Anita Noeringhati, dipanggil penyidik Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi dana Bansos Pemprov Sumsel tahun 2013. Politisi Partai Golkar ini dipanggil untuk dimintai keterangan di Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada Selasa (22/10/2019).

Anita dimintai keterangan sebagai saksi selama lima jam dan dicecar sekitar 20 pertanyaan dari penyidik. Saat ditemui wartawan usai pemeriksaan, Anita mengungkapkan, tidak ada hal yang baru dalam pengembangan kasus dana bansos sehingga jawaban yang disampaikannya kepada pihak penyidik persis sama dengan keterangan yang pernah diberikan sebelumnya.

Anita mengatakan, pemberian keterangan kepada pihak penyidik tidak membutuhkan waktu lama, hanya saja karena kendala teknis dalam dokumentasi maka prosesnya molor. Anita yang tiba di Gedung Kejati sejak pukul 09.00 WIB keluar dari pintu depan sekitar pukul 14.30 WIB.

“Karena tidak ada hal baru yang harus saya sampaikan ya sama keterangannya dengan yang saya berikan pada tanggal 20 Oktober 2016. Karena komputernya tadi agak lemot jadi saya mulainya memang agak siang,” ujar Anita.

Anita mengaku diambil keterangannya dalam kapasistasnya sebagai Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumsel saat itu. Disamping itu, Anita juga dimintai keterangan atas penggunaan dana aspirasi yang diterimanya sebagai wakil rakyat.

Panggilan Kejagung terhadap Anita bukan yang pertama kali. Sebelumnya Anita juga pernah dua kali dimintai keterangan masing-masing pada tanggal 1 Maret 2016 dan 20 Oktober 2016. Pada keterangannya kali ini, Anita mengaku memberikan keterangan sebagai saksi untuk kepentingan pengembangan kasus.

“Ini belum ada nama tersangka, jadi sekarang ini satu berkas satu tersangka. Ini masih dalam (pemberian keterangan-red) umum, belum ada nama tersangka,” ungkap Anita.

Anita bukan satu-satunya anggota Banggar yang dipanggil Kejagung dalam pusaran kasus dana bansos. Sejumlah mantan anggota DPRD Sumsel periode 2009-2014 lainnya juga turut dipanggil untuk memberikan keterangan guna melengkapi bahan yang dimiliki penyidik untuk pengembangan kasus.

“Tadi bersama saya juga ada juga Ibu Holda (Demorat), kebetulan karena komputernya lancar jadi prosesnya lancar tidak sampai dua jam. Selanjutnya juga nanti ada Pak Hasbullah (PDIP) dan Pak Sakim (PDIP) dan Pak Rasyidi (Demokrat),” beber Anita.

Selain memberikan keterangan kepada penyidik, Anita juga mengaku sekaligus bersillaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sugeng Purnomo, terkait rencana pelantikannya sebagai Ketua DPRD Sumsel, Rabu (23/10/2019).

“Karena besok (23/10/2019) saya dilantik sebagai ketua DPRD jadi sekalian tadi saya silaturahmi dengan Kajati untuk menyampaikan undangan,” tutup Anita.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00