• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

OMNI Hospitals, Official Medical Partner – Electric Jakarta Marathon Run 2019

21 October
10:23 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : OMNI Hospitals merupakan official medical partner Electric Jakarta Marathon Run 2019 yang diselenggarakan pada 27 Oktober 2019 mendatang. Acara yang akan diikuti lebih dari 16.000 partisipan yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri ini, dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu Full Marathon (42,195 KM), Half Marathon Open (21 KM), 10K, 5K, dan Marathoonz Open 1 KM dengan garis start dan finish di Gelora Bung Karno Stadium Jakarta. 

OMNI Hospitals turut memberikan edukasi kepada para runner mulai dari media offline, online, hingga mengadakan coaching clinic untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan memeriksakan kesehatan serta sebagai salah satu bekal persiapan dalam mengikuti event ini. Olahraga lari sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung karena dapat menurunkan kolesterol jahat, menjaga tekanan darah, dan mencegah obesitas. 

Walaupun lari memang baik untuk kesehatan jantung, namun sering kita mendengar pelari mengalami serangan jantung pada saat berlari bahkan sampai berujung pada kematian.

Dalam jurnal American College of Cardiology disebutkan bahwa satu dari 200.000 pelari akan mengalami henti jantung mendadak, dan satu dari 50.000 pelari akan mengalami serangan jantung akibat penyakit jantung koroner saat melakukan marathon.

“Untuk yang memiliki hobi berlari, memilih dan mengatur pola makan, istirahat yang cukup, serta latihan dan melakukan pemanasan sebelum marathon, namun harus ditunjang dengan pemeriksaan kesehatan jantung secara berkala, karena seringkali penderita sakit jantung sudah mengalami tanda-tanda atau gejala penyakit jantung, namun mengabaikannya,” ujar dr. Num Tanthuwait, Deputy CEO OMNI Hospitals, melalui rilis yang diterima RRI, Senin (21/10/2019).

Banyak studi yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa atlit seperti pelari jarak jauh memiliki pembuluh darah jantung yang lebih besar, tebal, dan lebih efisien memompa darah dibandingkan mereka yang tidak aktif bergerak (sedentary). Kondisi ini disebut athlete’s heart.

Namun ada hal penting yang perlu diperhatikan pada olahraga ketahanan (endurance training) seperti lari jarak jauh karena dapat berisiko menimbulkan gangguan pada jantung.

Hal ini disebabkan olahraga yang berlebihan justru meningkatkan radikal bebas dalam tubuh yang dapat mengikat kolesterol dan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung. Selain itu dehidrasi dan gangguan elektrolit akibat lari jarak jauh juga dapat menimbulkan gangguan irama jantung. 

“Oleh sebab itu, setiap orang wajib melakukan pemeriksaan jantung setidaknya setahun sekali. Jika merasakan gejala nyeri dada, sesak nafas, jantung berdebar cepat atau tidak teratur saat Anda berolahraga, sebaiknya segera periksakan diri anda,” Jelas dr. Emile, Sp.JP, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah OMNI Hospitals.

OMNI Hospitals didukung oleh dokter Spesialis maupun Sub Spesialis yang berkompetensi dibidangnya disertai dengan alat-alat penunjang medis dengan teknologi terkini. Dalam memberikan pelayanan terbaik, OMNI Hospitals mempunyai standart tinggi dengan dilengkapi Pusat Layanan Unggulan (Center of Excellence) yaitu Cardiovascular Center, Neuroscience Center, Kawasaki Center, Orthopaedic Center, Oncology Surgery Center, Urology Center dan Digestive Center

OMNI Hospitals mendapatkan pengakuan dunia internasional untuk LDCT Project – Preventing Lung Cancer Mortality in Indonesians pada Healthcare Asia Award 2019 dengan mendapatkan 4 (empat) penghargaan sekaligus, serta Orthopaedic Service Provider of the Year dari Global Health & Travel Magazine (GHT) pada tahun 2016 dan 2019.

OMNI Hospitals juga telah memperoleh sertifikasi kategori Paripurna (Bintang Lima) dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam 4 tahun berturut-turut sejak tahun 2013. Penghargaan dan pengakuan ini menegaskan keberadaan OMNI Hospitals sebagai penyedia layanan kesehatan premium.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Mag 7,1 Berakhir