• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Jelang Pelantikan Presiden, Komite Keamanan Pelabuhan Tanjung Priok Apel Siaga

17 October
19:31 2019
7 Votes (3.7)

KBRN, Jakarta: Menjelang pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, Komite Keamanan Pelabuhan  Tanjung Priok menggelar apel siaga.

Sekitar 1000 ribu petugas dari berbagai kesatuan mulai dari TNI, Polri,  Ditjen Bea Cukai, Ditjen Imigrasi, Pemda DKI, Indonesia Port Corporation (IPC) beserta beberapa anak perusahaannya, serta BUMN dan perusahaan seperti Pertamina dan Bogasari dikerahkan untuk melakukan apel yang diadakan di Dermaga Ex JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (17/10/2019) pagi.

“Ya saya kira terkait, tapi tidak langsung. Karena kita menginginkan supaya situasi di pelabuhan kondusif, karena secara umum di Jakarta juga sekarang ini kondusif,” jelas Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R. Agus H. Purnomo.

Agus yang menjadi inspektur apel, juga memastikan "seluruh pihak yang terlibat di pelabuhan telah siap dan akan menjalankan tugasnya masing-masing sesuai SOP (Standar Operation Prosedur)". 

“Ini ada TNI AL, Kepolisian dan intansi lainnya siap mendukung untuk menjadikan situasi yang ada disini kondusif,” tambahnya.

Pelabuhan Tetap Berjalan Normal 

Sebanyak 30 pleteon dari 30 instansi dikerahkan dalam apel siaga pada hari Kamis pagi itu. 

“Kami ingin menunjukkan bahwa koordinasi antar pemangku kepentingan untuk menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok berjalan baik. Apel siaga ini adalah bentuk kesiapan pemerintah, termasuk IPC di dalamnya, dalam penerapan manajemen keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan, sebagaimana diatur dalam International Ship and Port Security (ISPS) Code,” kata Direktur Operasi Indonesia Port Corporation (IPC), Prasetyadi, usai mengikuti Apel Siaga, Kamis (17/10).

ISPS adalah regulasi yang ditetapkan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO), di mana Indonesia menjadi anggotanya. 

Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran menyebutkan, dalam melaksanakan keamanan dan ketertiban di pelabuhan, termasuk pencegahan terhadap polusi laut (sesuai dengan ketentuan ISPS Code), Syahbandar bertindak selaku komite keamanan pelabuhan (Port Security Committee). 

Sebagai bagian dari implementasi hal tersebut, melalui surat keputusan Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, dibentuk Organisasi Komite Keamanan Pelabuhan Tanjung Priok yang melibatkan seluruh unsur terkait di pelabuhan.

Prasetyadi menambahkan "IPC yang mempunyai peran strategis sebagai trade facilitator tentu berkepentingan dengan  keamanan serta kenyamanan para pemilik kapal dan barang di pelabuhan".

IPC memastikan bahwa kegiatan dan operasional di Pelabuhan akan tetap berjalan normal di tengah momentum pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, pada 20 Oktober 2019.

  • Tentang Penulis

    Budi Prihantoro

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: budiprihantoro811@gmail.com

  • Tentang Editor

    Munjir Permana

    Editor

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00