• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji 2019

Pemulangan Jamaah Haji Solo Berakhir, 13 Orang Masih Tertinggal Karena Sakit

15 September
22:15 2019
0 Votes (0)

KBRN Boyolali: Operasional pemulangan jamaah haji di Dembarkasi Solo tahun 1440 H/2019 M telah selesai, Minggu (15/9/2019) sore. 

Kloter sapu jagad (97) yang terdiri seluruh jemaah dan petugas gabungan dari Daerah Istimewa Yogyakarta tiba di Debarkasi pukul 16.58 WIB. Sedangkan kloter 96 yang terdiri dari seluruh petugas dan Jemaah dari Jateng masuk debarkasi pukul 17.11 WIB. 

Total jumlah jemaah yang diberangkatkan dari Solo tercatat 34.756 orang. Sedangkan yang dipulangkan 34.675. Sisanya meninggal dunia sebanyak 68 orang dan 13 orang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

"Tercatat 68 orang wafat, 13 orang sakit dan 1 orang pulang dengan pesawat reguler," beber Kasubag Humas PPIH Debarkasi Solo Agus Widakdo, Minggu (15/9/2019).

Sementara itu, 13 orang jamaah saat ini masih tertinggal di Arab Saudi karena harus menjalani perawatan. Di antaranya dari Kabupaten Klaten, Tegal, Pemalang, Pati, Banjarnegara, Purbalingga Cilacap, Kendal, Karanganyar dan Sleman DIY.

"Jamaah yang wafat yakni 68 orang 66 orang di Arab Saudi, di tanah air satu orang  di pesawat 1 orang," sambung Agus.

Jemaah yang meninggal dunia terdiri laki-laki 41 orang dan perempuan 27 orang. Adapun jemaah haji yang meninggal dunia terbanyak dari Kabupaten Kendal, disusul Kabupaten Magelang Pati Temanggung masing-masing 4 orang. Lainnya seperti Banyumas Batang, Demak, Kebumen masing-masing 3 orang. 

"Jemaah yang sakit setelah mendapat izin terbang akan dipulangkan dengan pesawat reguler. Mereka masih menjadi tanggung jawab kami sampai bisa pulang ke daerah asal," ujarnya. 

Sedangkan PPIH Debarkasi Solo mencatat angka jamaah haji yang meninggal dunia pada tahun ini turun cukup signifikan hingga mencapai 70%. Begitu pula jemaah yang sakit juga turun signifikan.

Padahal berdasarkan data angka jamaah yang Resti (resiko tinggi) justru meningkat menjadi 75% dari total seluruh jamaah haji baik dari Jawa tengah maupun daerah istimewa Yogyakarta.

"Jemaah haji meninggal tahun ini  menurun. Begitu pula jemaah yang sakit juga menurun," ungkap Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan jemaah haji, PPIH Debarkasi Solo Afif Mundzir.

Ia mengklaim tahun lalu sampai ada jemaah yang dirawat 6 bulan di Arab Saudi setelah musim haji selesai. Namun tahun ini tidak ada tanda-tanda jemaah yang mengalami kondisi demikian. Hanya ada 13 jemaah yang belum mendapatkan izin terbang ke tanah air.

"Semua ini tak lepas dari upaya kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan juga perubahan sistem istitoah yang dilakukan oleh petugas daerah."

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00