• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Mahasiswa UNG Tidak Mau Diwisuda Karena Tanda Tangan Izasah Plt Rektor, Pengamat Pendidikan : Tidak Masalah

11 September
11:49 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo (UNG), kembali mewisuda 1.466 mahasiswa tahun 2019. Sejumlah pro kontra datang dari para wisudawan yang menolak untuk diwisuda karena izasah hanya ditanda tangani Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNG Prof. John Hendry, Ph.D.

Saat dimintai tanggapannya Pengamat Pendidikan di Gorontalo Prof. Ani Hasan memastikan, dasar pengambilan keputusan untuk mewisuda mahasiswa meskipun tanda tangan izasah Plt Rektor sangat kuat, legal dan sah di mata hukum.

Menurutnya, dasar hukum yang kuat itu seperti Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi nomor 59 tahun 2018 tentang Izasah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar, dan Tata Cara Penulisan Gelar di Perguruan Tinggi. Dalam Pasal 11 ayat 3 menyebutkan Plt Rektor dapat menanda tangani izasah dengan mencantumkan status Plt Rektor.

"Tidak masalah ya Plt Rektor tanda tangan izasah karena itu dijamin oleh undang-undang dan Peraturan Menteri. Cuman memang ada orang-orang tertentu yang memprovokasi hal tersebut"kata Prof. Ani Hasan saat dimintai tanggapan oleh RRI, Rabu(11/9/2019)

Seperti diketahui Pengusulan Rektor UNG definitif hingga sekarang masih berproses di Kementerian, dan pihak kampus sudah mengajukan tiga nama calon.

Pengamat Pendidikan di Gorontalo ini menjamin wisudawan tidak perlu khawatir ketika terjun ke dunia kerja hanya karena persoalan izasah yang ditanda tangani Plt Rektor.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00