• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Prihatin Bom Samarinda, Warga Gelar Doa Bersama

16 November
19:17 2016
0 Votes (0)

KBRN, Kutai Barat : Pemuda di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim) menggagas Kutai Barat sebagai ‘Rumah Pancasila’ yang berlandasakan Bhineka Tunggal Ika. Gagasan itu kemudian diwujudkan dalam acara doa bersama dan menyalakan 2 ribu lilin di Alun-Alun Itho Pemkab Kutai Barat, Rabu (16/11/2016) malam.

Doa bersama juga terkait dengan insiden teror ledakan bom molotov Gereja Oikemene di Samarinda, Kalimantan Timur.

Koordinator doa bersama, yang juga Ketua DPD KNPI FX Sumardi mengatakan doa bersama merupakan bentuk simpati dan duka cita atas teror di Gereja Oikemene, apalagi korbannya adalah anak-anak.

“Kita melihat kondisi kekinian termasuk hal yang terjadi seperti bom melotov di Samarinda. Ada kegelisahan dari dalam kekinian kebangsaan. Ada kegerusan nilai Pancasila terlebih lagi dalam hal Kebhinekaan kita,” ucapnya.

FX Sumardi mengajajak kepada masyarakat Kutai Barat untuk ikut serta dalam doa bersama. Dia juga memastikan bahwa acara doa bersama diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, tokoh agama dan pemuda. Dia berharap dimasa mendatang kebersamaan dan persaudaraan di Indonesia semakin kuat tanpa membedekan suku dan agama. 

“Kita bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten, tokoh, pemdua dan mahasiswa dan masyarakat untuk menggelar doa bersama,” ujarnya.

Dalam acara doa bersama, juga ada pembacaan pernyataan sikap dan deklarasi Kutai Barat sebagai ‘Rumah Pancasila’. Pernyataan sikap akan disampaikan oleh Bupati FX Yapan. (Sgd/Michael Corulus/DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00