2021 Desa Limbung Siap Wujudkan Kawasan Wisata, Bupati Kubu Raya : Harus Fokus, Massif dan Kreatif

KBRN, Kubu Raya : Pasca diresmikannya Taman Emas (Edukasi Masyarakat) Pertamina di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) oleh Bupati H. Muda Mahendrawan, SH, Senin (26/10/2020), memberikan semangat baru dan dijadikan sekretariat (wadah) bagi pemuda desa Limbung untuk mengembangkan berbagai potensi desa yang dimiliki.

Pembina Taman Emas Pertamina Trio Syaputra mengatakan, sebelum diresmikannya Taman Emas Pertamina itu, pada tahun 2018 lalu dirinya bersama beberapa pemuda lainnya di desa Limbung sepakat membentuk Forum Masyarakat Simpang Sungai Durian (Formasi) yang sejarahnya bagaimana pemuda di desa Limbung memberdayakan kegiatan-kegiatan positif yang ada pada anak muda. Selain itu, pengaruh narkoba bagi prilaku generasi muda menjadi keprihatinan bagi pemuda di desa ini sehingga lahirnya Formasi.

“Impian kami selama dua tahun ini adalah memiliki sekretariat dan wadah bagi pemuda di desa Limbung. Alhamdulillah, dengan adanya CSR Pertamina (Pesero) Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Supadio, keberadaan sekretariat ini bisa diwujudkan dan semua itu bagaikan mimpi bagi kami. Dengan terbentuknya Taman Emas Pertamina ini, maka Formasi sepakat dalam mengembangkan kreativitas pemuda, kami memiliki tiga aspek diantaranya, di bidang pendidikan yaitu bahasa Inggris yang kami berinama Fans Inggris yang memiliki tiga goals, yang pertama pemuda harus mempunyai kemampuan untuk berbicara di depan umum dengan bahasa Inggris, kedua para pemuda dtargetkan bisa menghafal minimal 200 kosa kata dalam waktu dua bulan dan yang ketiga kami diberikan chalange (tantangan) oleh pak Kades bagaimana desa Limbung bisa dijadikan kawasan wisata”, kata Pembina Taman Emas Pertamina Trio Syaputra di Sungai Raya, Selasa (27/10/2020).

Trio menyampaikan, untuk mewujudkan desa Limbung sebagai kawasan wisata, dirinya bersama pemuda lainnya akan menyiapkan generasi muda (adik-adik) sebagai pemandu wisata dan semua itu merupakan impian besar bagi pemuda desa Limbung. Yang mana sudah bahasa asing dari lima negara diantaranya, Malaysia, Singapura, Inggris, Spanyol dan Korea Selatan sudah mulai dipelajari pemuda di desa itu. 

“Di aspek pendidikan, kami juga memiliki program Information dan Technology (IT) yang memiliki dua bidang diantaranya desain grafis dalam memenuhi tenaga kerja ahli untuk kebutuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan lain sebagainya yang menjadi peluang bisnis bagi adik-adik dan pemuda di desa Limbung. Yang mana mereka akan diajarkan bagaimana mempersiapkan media promosi untuk UMKM dan mereka akan dikenalkan bagaimana membuat aplikasi sederhana dan aplikasi untuk UMKM”, ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Limbung Wiyono menyampaikan, saat ini Pemerintah Desa Limbung sedang melanjutkan program yang sudah dimulai. Semua ini sudah dimulai dari nol dan akan melangkah ke satu. Dengan tegline Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yaitu Menanjak tapi Limbung harus berada di puncak. Kondisi ini dikarenakan Bandara Supadio berada di desa Limbung.

“Keberadaan Bandara Supadio di Desa Limbung, tentunya kami sangat optimis, pada tahun 2021 mendatang desa kami bisa menjadi kawasan wisata di Kubu Raya dan Kalbar dengan saling bertukar fikiran, melengkapi segala kekurangan dan bukan mencari kekurangan. Karena jika kita hanya disibukan dengan ingin mnecari keselahan orang lain, maka nuansa untuk mencapai tujuan tidak akan pernah terwujud”, paparnya.

Terpisah, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berterima kasih kepada Pertamina telah berkomitmen menyalurkan Corporate Social Reponsibility (CSR) stimulannya sehingga dapat memberikan dampak dalam memunculkan kreativitas anak-anak muda dan emak-emak yang luar biasa dan Bupati akan selalu mengawal setiap inisiatif dan desprektis yang dilakukan generasi muda dan emak-emak di Kubu Raya, karena semua itu merupakan, gagasan, fikiran, dan ide-ide kreatif yang menjadi asetnya serta jejaring yang mereka perkuat selama ini juga merupakan aset yang luar biasa.

“Semua itu bukan soal modalnya, namun bagaimana mereka bisa membangun keyakinan yang kuat. Mudah-mudahan sistem data base yang sedang kita susun dengan pola geospatial ini pada tahun 2021 sudah bisa jalan dan geoportal kita juga jalan, maka semua potensi dan semua hal akan mampu meyakinkan pihak manpun, termasuk CSR yang tidak memiliki keraguan karena semuanya rill by name, by address, by coordinate, fhoto, infografis dan semuanya sudah bisa dilihat dan akan membuat semua pihak tidak ragu karena segala sesuatunya rill, tidak ada manipulasi, tidak ada dusta diantara kita dan semuanya akan sampai datanya, termasuk semua data rumah tangga di Kubu Raya’, jelas Bupati Muda.

Bupati menjelaskan, apa yang telah dilakukan dengan Taman Emas Pertamina ini bisa benar-benar memberikan edukasi dan mudah-mudahan Desa Limbung menjadi Kampung Inggris di Kubu Raya. Hal ini harus menjadi optimis semua pihak, karena semua impian ini tidak akan menjadi mustahil jika semua pihak benar-benar serius, fokus, massif, dan kreatif melakukannya.

“Kubu Raya saat ini desa-desa wisatanya sudah cukup luar biasa, keterlibatan anak-anak muda yang penuh kreativitas sangat tinggi dan saat ini kondisi Kota Pontianak sudah sangat sempit yang luasnya 10.700 hektar dan setiap orang yang hampir rata-ratanya setiap minggu dan setiap waktu banyak mencari tempat di Kubu Raya, baik di Sungai Kakap, Sungai Ambawang, Sungai Raya, Rasau Jaya dan juga ke Kubu dan sebagainya. Tentunya situasi ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan bisa lebih kita maksimalkan untuk membangun potensi-potensi pariwisata”, pungkasnya.   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00