Bisnis Peyek Semi Beromset Puluhan Juta Rupiah

KBRN, Pontianak : Kreatifitas dan kepiawaian melihat peluang usaha ternyata bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah berlimpah. Seperti halnya yang dilakukan Tri Hidayat pemuda asal Kota Pontianak yang berbisnis makanan kecil atau cemilan. Produknya bernama Peyek Semi.

Peyek tidak asing dalam kehidupan sehari-hari warga. Tak dipungkiri di setiap rumah, kantor maupun tempat lain, peyek menjadi teman kala beraktifitas. Hal inilah yang dilirik Tri Hidayat untuk berbisnis Peyek sejak tahun 2013 silam. Peluang usaha yang sudah dilihat dibarengi dengan ilmu marketing saat pernah berkerja di sebuah perusahaan menjadikan Tri mantap berbisnis peyek semi.

Berbagai jenis atau varian peyek ditawarkan pemuda lulusan SMAN 4 Pontianak ini kepada masyarakat. Mulai dari Peyek kacang dan tri yang memang menjadi primadona sejak dulu kala, kemudian peyek bayam, tempe, udang ebi, paruh sapi dan kacang mete.

Pemasaran dan penjualan produk peyek, Tri lakukan dengan menitip di sejumlah warung bahkan supermarket, hanya saja kelemahannya produk peyek lebih mudah rusak sehingga konsumen enggan membeli.

“Dulu memang pernah menitip di warung ataupun supermarket, tapi terkadang mudah rusak, imbasnya pembeli jadi batal untuk membeli” katanya.

Ia pun berubah strategi dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Penjualan Peyek semi dilakukan melalui Instagram, Face Book dan Whatsup khusus bagi pelanggan setia. Penjualan peyek semi semakin meningkat disaat momen natal maupun Idul fitri bahkan pernah menembus order 400 kg dengan omset mencapai Rp.30 Juta. Untuk harga Peyek dijual Rp. 75 ribu/kg dan khusus untuk jenis peyek paru sapi dan kacang mete dilepas dengan harga Rp.160 ribu/kg.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00