Desa Punggur Besar Miliki Potensi Pertanian dan Perkebunan, Anwar M.Nur akan Wujudkan Wisata Padi dan Buah

KBRN, Kubu Raya : Memiliki wilayah pertanian yang potensial, membuat Pemerintah Desa Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) siap membantu Pemerintah Daerah dalam mengembangkan dan mensukseskan program kemandirian pangan berbasis desa dan program Beras Lokal Kubu Raya.

Kepala Desa Punggur Besar Anwar M. Nur mengatakan, pada tahun 2020 ini, selain pembangunan jalan dan jembatan namun yang paling dibutuhkan warganya adalah pembangunan irigasi, mengingat mayoritas warga Desa Punggur Besar bekerja sebagai petani.

“Pembangunan irigasi ini mendesak sekali bagi kami, karena jika terjadi curah hujan tinggi di desa kami berlangsung selama 2 jam, maka sudah dipastikan hampir semua lahan pertanian warga akan terendam air. Tentunya kondisi ini akan menurunkan hasil pertanian warga kami”, ungkap Kepala Desa Punggur Besar Anwar. M. Nur usai mengikuti Gerakan Panen Raya Padi tahun 2020 di Dusun Perintis Desa Punggur Besar, Senin (16/3/2020).

Anwar menuturkan, terendamnya sawah padi warga jika hujan turun dengan durasi lama, dikarenakan minimnya drainase yang ada di pemukiman warga. Sehingga air tertampung di satu titik yaitu di sawah warga dengan ketinggian mencapai 1 meter. Makanya pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, pembangunan irigasi ini kita prioritaskan.

“Kita sudah ajukan kepada Pemerintah Kabupaten untuk pengairan yang nantinya akan kita buang langsung ke Sungai Kapuas, karena jika sawah warga sudah banjir, maka kita juga akan kesulitan memanfaatkan potensi pertanian di desa kami. Jika dilihat dari kondisinya tentulah memerlukan anggaran yang cukup besar, mengingat jarak antara lahan pertanian warga sampai ke Sungai Kapuas mencapai 15 Km”, tuturnya.

Anwar menambahkan, selain pembangunan irigasi, pembangunan tanggul keliling dan pintu air juga menjadi prioritas bagi Desa Punggur Besar, mengingat saat ini sungai-sungai tempat pengairan air ke sawah sudah mulai kering dan dangkal dan inilah yang sebenarnya dibutuhkan warganya. Sehingga kedepannya jika Desa Punggur Besar dijadikan sebagai wisata padi, maka pihaknya akan mendukung dan berencana membuat Wisata buah.

“Dengan memiliki hasil buah yang cukup besar di Kabupaten ke 12 di Kabar ini, mulai dari durian, pisang dan langsat yang menjadi ciri khas desa ini tentunya ini akan menjadi peluang kami untuk menjadikan Desa ini sebagai wisata buah. Kedepannya, kami berencana menata obyek wisata kebun. Sedangkan untuk menjadikan Desa ini sebagai wisata padi, maka kedepannya kita juga akan menata saung-saung, sehingga masyarakat juga mendapatkan manfaat dari potensi yang di miliki Desa yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Rasau Jaya (Desa Pematang Tujuh)”, pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00