Kue Keranjang Makanan Khas Perayaan Tahun Baru Imlek

KBRN - Pontianak ; Bagi warga Tionghoa setiap, setiap perayaan tahun baru Imlek, harus menyediakan kue keranjang, yang menjadi makanan khas disaat acara kumpul keluarga dan menjamu tamu yang datang berkunjung ke rumah.

Maka tidak heran jika disetiap perayaan Imlek, menjadi panen rejeki tahunan bagi pembuat kue keranjang ini.

Meski bentuknya terlihat simpel, namun kue yang berbahan dasar dari tepung beras ketan dan gula, cara pembuatannya tidak sesimpel bentuknya.

Adonan Bahan baku tersebut, diaduk hingga rata dan kemudian di masukan ke dalam cetakan yang terbuat dari bekas kaleng susu, yang sudah dilapisi plastik trans paran, dan kemudian dinkukus selama kurang lebih 12 jam, dengan api yang tidak boleh teelalu besar dan tidak boleh terlalu kecil.

“Pembuatan kue keranjang ini, harus pas takarannya, dan bahan yang digunakan juga harus yang berkualitas, untuk menghasilkan rasa dan kelembutan yang berkualitas”, kata Agus, pembuat kue keranjang di kota Pontianak, Selasa siang, (21/01/2020).

Menurut Agus, usaha pembuatan kue keranjang, yang mwrupakan industria rumahan miliknya ini, merupakan usaha keluarga yang sudah turun temurun sejak puluhan tahun silam.

“Dalam satu hari, sedikitnya ada 400 buah kue keranjang yang mampu diproduksi, dengan empat orang pekerja” jelasnya.

Agus mengaku, orderan di Imlek tahun ini tidak sebesar orderan pada Imlek tahun- tahun sebelumnya.

“Kami tidak mampu bersaing dengan produksi kue keranjang yang dibuat dengan peralatan modern, karena harganya jauh lebih murah dari kue keranjang yang diproduksi secara tradisional” ujarnya.

Selama ini, kata Agus, kue keranjang buatnya, selain di pasarkan keseluruh wilayah di Kalimantan Barat, namun juga ke Jakarta dan Sarawak Malaysia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00