Kota Singkawang Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek

KBRN - Pontianak ; Kota seribu kelenteng yang menjadi julukan kota Singkawang  di Kalimantan Barat, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571, benar-benar berubah menjadi kota pecinan. 

Disetiap sudut kota Singkawang saat ini menjelang perayaan Imlek, sudah terpasang ornamen dan pernak-pernik khas masyatakat tirai bambu Cina.

Menghiasi rumah dan perkampungannya setiap perayaan imlek sudah menjadi sebuah tradisi bagi masyarakat Tionghua di Kota Singkawang, khususnya.

Seperti di kampung warga Tionghua tertua di kota Singkawang, yakni Kampung Jamthang Kaliasin.

Heri tokoh pemuda Tionghua jamthang Kaliasin, menjelaskan, mereka sudah mempersiapkan dan melakukan pembuatan ornamen untuk menyambut Imlek sejak bulan November tahun lalu, Senin, (20/01/2020).

“Bagi kami masyarakat di jamthang Kaliasin Singkawang, ini sudah menjadi tradisi, timggal pembuatan ornamen menyesuaikan dengan sio, yang tahun ini merupakan sio tikus” ujarnya.

Menurut Heri, ada ciri khas dari warga di Kaliasin setiap perayaan Imlek yang wajib di buat.

“Pohon bunga Mei Hua, menjadi satu ikon bagi masyarakat di Kaliasin ini, disetiap Imlek, yang bukan hanya sekedar hiasan, namun juga melambangkan sebuah kegembiraan masyarakat yang hidup sejahtera. katanya.

Perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini, jelasnya, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Hanya terlihat perbedaan dengan dibangunnya gerbang Pecinan Jamthang, sebagai simbol kawasan Cagar Budaya.

Selain di Kaliasin yang tidak kalah semaraknya menyambut tahun baru Imlek juga terlihat di setiap ruas jalan di kota Singkawang, yang sudah dipenuhi dengan lampion berbagai bentuk dan warna. 

Sebagai kota tujuan wisata, kota Singkawang terus berbenah diri,  untuk memikat siapa saja yang ingin merasakan sensasi suasana di kawasan pecinan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00