Wagub Kalbar Apresiasi KBN TNI AL di Kelurahan Sedau Singkawang

KBRN, Pontianak : Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar Ria Norsan optimis pencanangan Kampung Bahari Nusantara (KBN) TNI AL di Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang berdampak positif terhadap sejumlah program kerja yang dicanangkan pemerintah daerah, yaitu desa mandiri. Menurutnya, berawal dari satu desa mandiri, saat ini di Provinsi Kalbar sudah ada 385 desa mandiri. Dengan adanya program Bhakti TNI AL, maka upaya mendorong lebih banyak desa mandiri bisa dilakukan dengan cepat. 

"Program Kampung Bahari Nusantara ini merupakan program pendukung untuk mempercepat terwujudnya desa mandiri. Kita dari pemerintah daerah bisa menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan, seperti infrastruktur, sementara dari TNI dan institusi lainnya bisa membantu dengan program yang sesuai kebutuhan," kata Ria Norsan saat menghadiri launching KBN di Kelurahan Sedau, Kota Singkawang, Selasa (15/6/2021). 

Wagub Kalbar Ria Norsan juga menyebutkan, jika mengoptimalkan pembangunan di wilayah pesisir seperti yang dilakukan TNI AL di Kelurahan Sedau, juga menjadi konsen pemerintah. Dirinya mencontohkan, pembangunan pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah. Pelabuhan bertaraf Internasional ini akan mempermudah akses transportasi khususnya dalam menjual hasil produk unggulan Kalbar seperti minyak sawit atau CPO. 

"Kita kemarin juga sudah launching untuk mengirim CPO ke India dan China. Harapannya, kedepan semua akan berjalan dengan baik dan dapat mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya. 

Sementara itu Wakil Wali Kota Singkawang Irwan mengapresiasi upaya yang dilakukan TNI AL dalam membangun KBN yang muaranya akan mendongkrak perekonomian masyarakat. Irwan juga menuturkan jika upaya ini dapat dijadikan ajang menambah destinasi wisata di kota ini. 

"Kita bersyukur dengan apa yang telah dilakukan yg TNI AL. Semoga upaya ini menjadi sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya. 

Sedangkan Komandan Pangkalan Utama TNI AL Lantamal XII Pontianak Brigjend TNI Marini Andi Rukman, saat membacakan sambutan Kepala Staf (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M, mengatakan, ada lima klaster yang menjadi fokus.  Pertama, Klaster Pertahanan, dimana masyarakat dapat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan Negara.

Kedua, Klaster Ekonomi yakni meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembinaan kelompok masyarakat/usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pendampingan.

Ketiga, Klaster Edukasi yakni meningkatkan pengetahuan masyarakat desa melalui pembentukan rumah pintar sebagai wadah untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi khususnya terkait dengan berbagai kegiatan, pekerjaan dan wawasan teknologi dan kebangsaan.

Keempat, Klaster Kesehatan yakni meningkatkan kesehatan masyarakat desa melalui penyuluhan, dan sosialisasi budaya hidup sehat dan peningkatan pelayanan Puskesmas/Polindes, peralatan medis, tenaga kesehatan dan obat-obatan dengan melibatkan relawan.

Kelima, Klaster Pariwisata bertujuan menciptakan desa agar dapat dijadikan destinasi pariwisata khususnya wisata bahari dengan cara memelihara dan melestarikan Sumber Daya Alam (SDA) dan sumber daya buatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00