FOKUS: #WASPADA KARHUTLA

Ingatkan Potensi Bencana Kabut Asap, Ini saran Pemuda Perbatasan Kalbar

KBRN, Pontianak : Ketua Forum Pemuda Perbatasan Kalbar Abelnus mendorong pemerintah melibatkan sebanyak mungkin pihak dalam mengatasi kabut asap yang diakibatkan Karhutla. Menurutnya, saat ini lokasi lahan gambut yang terbakar masih diseputaran tiga daerah, yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah. Tidak menutup kemungkinan, melihat kondisi cuaca panas saat ini, maka gambut yang terbakar akan semakin meluas.

"Yang paling penting inikan kontrol di bawah, untuk memastikan kerja tim di lapangan. Harus kerjasama dengan masyarakat juga. Untuk mengantisipasi kesalahpamahan dengan masyarakat," katanya, Senin (01/03/2021). 

"Terutama di daerah yang rawan (karhutla) alat pemadam kita harus standby," timpalnya. 

Selain itu, Abelnus juga mengungkapkan, jika edukasi kepada masyarakat harus ditingkatkan. Tujuannya, agar masyarakat bisa melaksanakan dengan baik, standar prosedur jika ingin membuka lahan dengan cara membakar.

"Saya lihat tidak segencar tahun kemarin. Kalau tahun ini, belum ada sosialisasi yang melibatkan masyarakat secara langsung. Artinya gaya edukasi mengumpulkan masyarakat, menyampaikan potensi kebakaran dan cara mengatasinya. Mungkin karena keterbatasan anggaran dan pandemi Covid juga,” jelas Abelnus. 

Forum Pemuda Perbatasan Kalbar juga sepakat jika pemerintah dan aparat melakukan tindakan hukum kepada siapapun yang terbukti melakukan aktifitas pembakaran lahan.

“Aturan inikan sudah disosialisasikan beberapa tahun lalu dan sudah disetujui masyarakat. Tidak ada maslaah. Karena pembukaan lahan pertanian untuk masyarakat, juga biasanya sudah direkomendasi oleh pemerintah desa dan dilakukan dengan prosedur yang ada,” tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00