FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Jumlah PMI Dideportasi Terus Meningkat, BP2MI : Kabupaten Sambas Terbanyak

KBRN, Pontianak : Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak menyatakan, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi atau dipulangkan dari Malaysia terus bertambah. Kebanyakan, mereka yang dideportasi terkait dengan pelanggaran administrasi dan ada juga tersangkut tindak pidana di negeri Jiran. BP2MI Pontianak mencatat, Kabupaten Sambas adalah daerah paling banyak jumlah PMI yang dideportasi untuk Provinsi Kalbar.

"Pada tahun 2021 ini smapai bulan Februari sudah 350 orang. Ini masih berjalan karena masih awal tahun,” kata Kepala UPT BP2MI Pontianak, Kombes Pol. Erwin Rachmat, Rabu (24/02/2021). 

“Untuk tahun 2019, khusus Kabupaten Sambas, jumlahnya 529 orang. Untuk tahun 2020, 1.055 orang. ini PMI bermasalah ya, trednya meningkat,” timpalnya.

Erwin memprediksi jumlah PMI bermasalah yang dideportasi akan terus meningkat. Karena itu, dirinya meminta semua stakeholder terkait, ikut bertanggungjawab. 

"Kesadaran masyarakat tentang menjadi PMI yang sesuai proserdur masih kurang, perlu edukasi kita harus kerjasama dngan dinas tenaga kerja babinkamtibmas dan kepala desa. Kepala desa ini mempunyai tanggungjawab agar kemudian bisa memberikan sosialisasi ke warganya. Kita (BP2MI) juga sebelum pandemi sudah mengumpulkan kepala desa, tapi ternyata masih juga banyak kasus yang terjadi," jelas Erwin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00