Awas ! Ada Kubangan Air Hingga Perempatan Lampu Merah Pontianak Utara, Pihak Pelaksana Diminta Genahkan

KBRN, Pontianak: Anggota DPRD Kota Pontianak Daerah Pemilihan Kecamatan Pontianak Utara Mardiana meminta pihak pelaksana proyek pembangunan jalan beton akses dari Jembatan Duplikat Landak, untuk segera membenahi genangan air yang mampet hingga Perempatan Lampu Merah Jalan Sultan Hamid 2.

Parahnya, pasca selesai dibangun oleh pihak pelaksana, jalan beton tersebut tidak ada saluran air untuk mengalirkan air dari median yang tergenang. Alhasil, jika hujan terjadi, genangan bisa meluber hingga ke jalan raya, karena tidak ada akses pembuangan.

Pihaknya mendapat laporan dari warga Pontianak Utara yang turut mengeluhkan adanya genangan air yang jika dibiarkan akan berdampak sosial bagi warga. Dikatakan Mardiana, seharusnya pihak pelaksana pun sudah mengetahui dampak yang akan ditimbulkan pada pelaksanaan pembangunan jalan beton tersebut.

“Dari perencanaan awal seharusnya mereka itu sudah tahu, kan tidak mungkin bangun tanpa perencanaan, bagaimana mendesainnya jangan sampai timbul hal-hal yang berdampak kepada masyarakat, kecelakaan misalnya. Masalahnya disitu tidak ada pembuangan,”ujarnya Rabu (20/01/2021).

Legislator Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pontianak ini menuturkan, meski mendukung pembangunan yang kini mulai menyasar di Kecamatan Pontianak Utara, namun dirinya mengajak masyarakat Pontianak Utara untuk saling menjaga apa yang sudah dibangun oleh Pemerintah Kota Pontianak.

“Saya berharap kepada keluarga besar kami di Pontianak Utara agar saling menjaga pembangunan ini. Kita berterima kasih karena Pontianak Utara juga mendapat prioritas pembangunan,”imbuhnya.

Sementara itu, Benny salah seorang Penjual Bensin Eceran di kawasan Jalan Sultan Hamid 2 membenarkan, jika terjadi hujan deras genangan air mirip kubangan itu bisa meluber hingga ke jalan raya, akibat tidak ada saluran pembuangan.

“Kalau hujan genangannya sampai sini, sampe ke jalan airnya tidak bisa keluar,”terangnya.

Benny mengakui, dirinya tidak mengetahui persis sejak adanya genangan air di perempatan lampu merah tersebut, dapat berakibat kecelakaan lalu-lintas. Kendati demikian, genangan ini cukup mengganggu para pengendara yang melewati jalan tersebut.

“Kurang tau bang, mungkin yang di toko disana tau, kan bisa lihat genangan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00