Rapid Test Jadi Kewajiban Sebelum Melaksanakan Pertemuan Massal

KBRN,  Pontianak: Tampak Belasan orang duduk berbanjar dengan wajah harap cemas, menunggu hasil pemeriksaan sampel darah yang di ambil oleh petugas. 

Rupanya, mereka habis melaksanakan Rapid Test, sebelum mengikuti kegiatan Konsultasi Publik Kesatuan Bangsa Kategori Perwakilan Masyarakat yang digelar oleh Kesbangpol Propinsi Kalbar Kamis (24/9) di Hotel Mercure Pontianak. 

Heny satu diantara peserta Konsultasi Publik mengaku, agak sedikit cemas menunggu hasil Rapid Test,  apalagi ditambah kondisi tubuh yang kurang sehat. Namun, setelah kurang lebih 10 menit menanti hasil,  dirinya cukup lega karena hasil rapid test ternyata Non-Reaktif. 

"Iya mas,  agak cemas apalagi saya agak kurang  sehat.  Selain kecapean, saya ada tugas dari atasan jadi sedikit terkuras pikiran.Tapi syukur Alhamdulillah, hasilnya Non-Reaktif," ujarnya.

Pemeriksaan Rapid Test bagi peserta Konsultasi Publik oleh petugas kesehatan menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Selain itu,  pihak Kesbangpol Propinsi Kalbar juga ingin memastikan, para peserta benar-benar dalam kondisi sehat untuk mengikuti rangkaian kegiatan.

Sesuai jadwal,  Kegiatan Konsultasi Publik Kategori Perwakilan Masyarakat akan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Sekretariat Daerah Propinsi Kalbar Moses Tabah dan dihadiri oleh Deputi VI Kesbang yang diwakili oleh Asdep I Kesbang Pukul 09.00 WIB. (SS) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00