Mosi Tidak Percaya, Belasan Ketua RT Desa Persiapan Rengas Kapuas Minta Bupati Segera Ganti Pj Kades

KBRN, Kubu Raya : Puluhan warga yang terdiri dari belasan Ketua RT dan tokoh masyarakat Desa persiapan Rengas Kapuas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) menyerahkan surat pernyataan mosi tidak percaya dan meminta kepada Bupati H. Muda Mahendrawan, SH untuk segera mengganti Penjabat (Pj) Kepala Desa yang dinilai tidak transparan dalam menjalankan roda pemerintahan Desa.

Desa persiapan Rengas Kapuas Kecamatan Sungai Kakap merupakan satu diantara lima Desa yang saat ini sedang dalam proses pemekaran yang masih dibahas melalui Raperda pembentukan lima Desa dan Desa Rengas Kapuas merupakan desa yang akan dimekarkan dari Desa Sungai Rengas. 

Koordinator Ketua RT Desa persiapan Rengas Kapuas Meilani mengatakan, sebagai perwakilan masyarakat, dirinya bersama belasan Ketua RT mengharapkan kepada Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan untuk segera mengganti Pj Kepala Desa Rengas Kapuas Zainuddin SH, karena dinilai telah banyak kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya.

"Adapun kesalahan sangat fatal yang dilakukan Pj Kepala Desa persiapan Rengas Kapuas ialah karena yang bersangkutan tidak transparan terkait sumbangan yang dikumpulkan Kepala Dusun, RW, RT, staf Desa dan pengusaha untuk pembangunan Kantor Desa", ungkap Koordinator Ketua RT Desa persiapan Rengas Kapuas Meilani saat menggelar audiensi bersama belasan Ketua RT dengan Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH di ruang kerja Bupati, Senin (13/7/2020) petang. 

Pria yang akrab disapa Bang Bong ini menyayangkan Pj Kepala Desa sampai saat ini belum bisa menjelaskan status tanah Desa yang akan dibangun Kontor Desa dan masyarakatpun menilai Pj Kepala Desa belum melakukan tanggung jawabnya sebagai orang yang menerima berbagai sumbangan tersebut.

“Tanah yang rencananya akan dibeli diperuntukkan Kantor Desa Rengas Kapuas, namun sampai saat ini tanah tersebut belum dibayar, padahal dana yang dipungut dari pemotongan insentif Dusun, RW, RT dan sumbangan pihak ketiga sudah terkumpul. Karena sudah sekian lama kesepakatan pembayaran belum direalisasikan oleh Pj Kepala Desa. Sehingga pihak yang ingin menjual membatalkan tanahnya untuk kantor desa itu. Untuk saja ada ada tokoh masyarakat yang mau menghibahkan tanahnya, sehingga syarat yang diminta Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kubu Raya terpenuhi. Makanya kalau kami menunggu Pj Kepala Desa yang sekarang, tentunya kami kesulitan untuk memenuhi syarat yang diminta Pansus DPRD Kubu Raya”, ucapnya.

Bang Bong menilai, selama menjabat Pj Kepala Desa lebih dari dua tahun, Zainuddin tidak menunjukkan kapasitas kepemimpinannya di Desa Rengas Kapuas, justru pencitraanlah yang sering lakukan Zainuddin, sehingga yang menjadi korban masyarkat di desa itu sendiri.

“Terkait siapa yang nantinya akan menjabat Pj Kepala Desa persiapan Rengas Kapuas, kita menyerahkan sepenuhnya kepada bu Camat Sungai Kakap melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat. Karena pada ininya kami minta Pj Kades yang sekarang segera ditarik dan diganti”, pintanya.

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat Desa persiapan Rengas Kapuas Musni Kalib yang meminta kepada Bupati untuk segera mengganti Pj Kepala Desa. Dirinya tidak menginginkan adanya gesekan di masyarakat terkait kinerja Pj Kades itu. Karena kebijakan yang dikeluarkan Pj Kades ini sering bersebrangan dengan aspirasi masyarakat.

“Dari 57 RT yang ada di Desa Rengas Kapuas, terdapat 54 RT yang sudah menandatangani mosi tidak percaya terhadap kinerja Pj. Kepala Desa. Karena 3 RT yang lainnya saat ini tidak berada ditempat, jikapun ada, pasti ke 3 RT inipun juga akan melakukan hal yang sama.

Pria yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya priode 2009-2012 itu menjelaskan, selama ini berbagai musyawarah sudah dilakukan bersama Pj. Kades dengan melibatkan Kadus, RW, RT dan tokoh masyarakat untuk mencari solusi yang terbaik. Namun sampai saat ini belum mendapatkan titik temu.

“Kalau ini kita biarkan, akan terjadi adu otot di masyarakat. Tentulah situasi ini yang tidak ingin kita harapkan. Bahkan kami pernah melakukan mediasi bersama anggota DPRD, bahkan dalam mediasi itu hampir terjadi gesekan. Untuk menghidari kejadian itu, kami datang ke kantor Bupati untuk menyelesaikan persoalan ini secara administrasi”, jelasnya.

Dirinya bersama belasan Ketua RT mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Kubu Raya yang masih mau menerima audiensinya, mengingat waktu audiensi yang dilakukan ini diluar jam kerja Bupati (pukul 17.00 Wiba).

“Kami berharap dengan audiensi ini, pak Bupati bisa segera mengganti Pj Kades persiapan Rengas Kapuas, agar kedepannya roda pemerintahan Desa bisa berjalan dengan baik sambil menunggu keluarnya Nomor Induk Desa sehingga Desa Rengas Kapuas bisa didefinitifkan”, harapnya. 

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyampaikan permohonan maaf, karena proses untuk mengganti Pj Kades itu memang harus memenuhi aturan yang berlaku di birokrasi. Untuk itu dirinya masih menunggu hasil koordinasi dari Inspektorat bersama Sekretaris Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Camat Sungai Kakap.

“Keterlambatan pengganti Pj Kades ini disebabkan ada hal-hal yang harus diselesaikan Pj Kades, karena saya juga harus menghargai staf-staf kami. Artinya saya memberikan ruang, karena sebagai pimpinan saya harus menghargai kerja-kerja Inspektorat, Sekda dan sebagainya. Namun karena proses Desa persiapan ini memang cukup panjang untuk dijadikan Desa definitif, tentunya saya akan memanggil kembali yang bersangkutan dan memfinalkan berita acaranya”, kata Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH.

Bupati menyampaikan, usai pertemuan ini, dirinya segera berkoordinasi dengan Sekda Kubu Raya, Inspektorat dan Camat Sungai Kakap. Tentunya dirinya juga menginginkan kondisi dimasyarakat bisa normal dan stabil kembali.

“Mudah-mudahan seperti harapan kita bersama, persoalan ini bisa segera terselesaikan agar semuanya bisa tenang”, harap Bupati.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00