Penggunaan Masker Masih Minim, Dishub Giatkan Razia Masker

KBRN, Pontianak ; Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak hingga kini masih gencar dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Pontianak. Razia masker terhadap para pengendara kendaraan baik motor, mobil, truk, sepeda bahkan pejalan kaki pun tak luput menjadi sasaran petugas kala itu.

“Kami bersama satlantas dan tim Gugus Tugas Covid-19 masih melakukan razia rutin dari pukul 8 pagi sampai 10 malam untuk menertibkan pengguna lalu lintas yang dinilai bandel atau tidak menerapkan protap ketika beraktivitas di luar rumah”, tegas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena, Minggu (12/7).

Menurutnya, masyarakat tidak perlu selalu diingatkan setiap waktu mengenai penerapan protap yang wajib dijalankan, sebab sejak awal Covid-19 menyebar di Kota Pontianak, Pemerintah sudah melakukan sosialisasi secara optimal.

“Masyarakat ini sepertinya kurang paham dengan arti new normal, dan beranggapan kalau saat ini kondisi sudah normal. Padahal situasi diluar masih sangat berbahaya”, ujarnya.

Kendati demikian, Utin mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan semua jenis kendaraan di ruas jalan raya menerapkan protap kesehatan minimal dengan memakai masker, mengingat Kota Pontianak kini tengah dalam tahap transisi adaptasi kebiasaan baru sehingga sudah sepatutnya masyarakat mulai membiasakan diri mengenakan masker dalam setiap aktivitas.

“Protokol kesehatan Covid-19 itu wajib ditaati semua jenis kendaraan. Kami bersama satlantas sudah merazia masker para pengendara motor dan mobil seperti di Jalan Rahadi Usman serta selalu mengimbau masyarakat melalui speaker Dishub yang ada di Jalan Pattimura dan Simpang pajak. Jadi kalau di dalam mobil atau truk masyarakat itu tetap wajib pake masker”, pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan Pemerintah Kota Pontianak sudah sering mensosialisasikan anjuran penerapan protap kepada masyarakat dan terus berupaya menangani Covid-19 dengan memaksimalkan kegiatan rapid test massal di seluruh wilayah Pontianak

“Kita tetap melakukan rapid test secara massal atau parsial di beberapa titik lokasi. Nah Provinsi karena punya alat tes PCR di RSUD Soedarso dan RS Untan itu melakukan swab langsung ketika melakukan razia masker, saya rasa itu lebih bagus  karena bisa tau langsung hasilnya”, katanya.

Diakuinya, razia masker ini merupakan bentuk upaya Pemerintah Kota Pontianak mendisiplinkan serta meningkatkan kesadaran sekaligus kepatuhan masyarakat tentang betapa pentingnya penggunaan masker untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terkait hal ini Pemerintah Kota Pontianak memang belum memberlakukan sanksi tegas dan hanya sekedar memberikan pemahaman atau pembinaan bagi masyarakat yang tidak memakai masker guna menumbuhkan kesadaran mereka. Namun tidak menutup kemungkinan ke depannya Pemerintah Kota Pontianak akan mengeluarkan sanksi khusus sesuai dengan Undang-undang yang mengatur tentang Covid-19. (Kiki)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00