Musrenbang RKPD Tahun 2021 Fokus Restrukturisasi Pertumbuhan Ekonomi

KBRN, Pontianak ; Pemerintah Kota Pontianak gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) melalui teleconference di Ruang Pontive Center Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (2/4).

Rapat kerja yang melibatkan 89 peserta ini diikuti oleh Gubernur Kalimantan Barat, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, tokoh masyarakat, dan jajaran organisasi perangkat daerah terkait. 

"Musrenbang RKPD yang kita lakukan hari ini untuk menyusun rencana APBD Tahun 2021. Namun, khusus tahun ini kami sedang membahas rencana realokasi APBD Kota yang digunakan untuk menangani tanggap darurat COVID-19. Selain itu, revisi APBD juga harus segera dilakukan karena pengajuan Dana Alokasi Khusus (DAK) di luar sektor pendidikan dan kesehatan senilai 43 Milyar rupiah ditunda atau dibatalkan" jelas Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Kendati demikian, ia menyatakan di tahun 2021 Pemerintah Kota Pontianak akan fokus terhadap program pemulihan di sektor perekonomian mengingat dampak virus corona menyebabkan anjloknya pertumbuhan ekonomi secara global sehingga Pemerintah berupaya mengoptimalkan pelaksanaan program-program padat karya dan pemberian bantuan sosial guna memperbaiki keadaan ekonomi masyarakat Kota Pontianak.

"Program pembangunan infrastruktur di Kota Pontianak seperti pembangunan jembatan tol Kapuas I akan tetap dilanjutkan. Lalu dari Provinsi tadi juga menyebutkan bahwa pelebaran jalan Iman Bonjol, Adisucipto, Komyos Sudarso, dan Khatulistiwa akan segera direalisasikan sehingga kita pastikan pembangunan infrastruktur tidak terhambat atau ada pengurangan", imbuhnya.

Selain itu ia menambahkan pembangunan rumah sakit di Pontianak Utara pun sedang dalam tahap pengadaan fasilitas pendukung medis seperti Elektrokardiogram (EKG) dan ventilator yang nantinya dianggarkan dari revisi APBD Kota Pontianak. Namun, untuk pembangunan fisik rumah sakit baru bisa di dilaksanakan Tahun 2021.

Seperti yang diketahui, Pemerintah Kota Pontianak sudah mengucurkan dana sebesar 37,6 Milyar yang dialokasikan ke sejumlah organisasi perangkat daerah diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Disperindag untuk digunakan sebagai dana darurat penanggulangan virus corona di Kota Pontianak. Anggaran yang dikeluarkan adalah hasil dari pemangkasan dana perjalanan dinas sebesar 50%.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00